Jumat, 15 Mei 2026

KTT G20 Sumbang US$ 533 Juta ke PDB RI Tahun Ini

Penulis : Tri Listiyarini
12 Nov 2022 | 22:30 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara IDIC International Seminar di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11/2022). (Foto: Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara IDIC International Seminar di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11/2022). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, Investor.id – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November 2022 memberikan kontribusi US$ 533 juta atau Rp 7,5 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia tahun ini. Konsumsi domestik yang didorong oleh rangkaian Forum G20 dipekirakan naik sampai Rp 1,7 triliun dan membangkitkan serapan tenaga kerja hingga lebih dari 33 ribu orang.

Demikian disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat konferensi pers Siap Sambut G20 yang dipantau daring dari Jakarta, Sabtu (12/11/2022). Menko Luhut mengatakan, KTT G20 memberikan banyak manfaat bagi Indonesia. “Diperkirakan kontribusi G20 mencapai US$ 533 juta atau sekitar Rp 7,5 triliun terhadap PDB Indonesia pada 2022, sebagian besar akan berputar di Bali. Semua tahu selama pandemi Covid-19, Bali sangat menderita, kita berharap ini (G20) bisa mengobati luka yang begitu dalam di Bali selam dua tahun lalu,” papar Menko Luhut.

Luhut juga menyampaikan, konsumsi domestik yang didorong oleh rangkaian Forum G20 dipekirakan naik sampai Rp 1,7 triliun dan membangkitkan serapan tenaga kerja hingga lebih dari 33 ribu orang. “Ini terutama pada sektor transportasi, akomodasi, MICE ( Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition ), insentif conference and exhibiton, serta usaha mikro kecil dan menemngah (UMKM),” jelas dia. KTT G20 tidak hanya berdampak bagi ekonomi nasional maupun Bali, namun juga menciptakan kepercayaan internasional bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam percaturan global dan merupakan tempat investasi yang sangat strategis. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan permintaan dari Presiden Jokowi untuk mengatur sejumlah pertemuan bilateral di sela KTT G20.

Karena itu, kata dia, pemerintah mengajak semua masyarakat terus menjaga wajah Indonesia di mata dunia selaku tuan rumah dan keketuaan G20 tahun ini. Pemerintah juga mengajak segenap masyarakat turut mendoakan kesuksesan Indonesia membawa Forum G20 untuk dunia dengan menunjukkan Indonesia adalah bangsa besar yang mampu mengedepankan perdamaian dan bangsa yang mampu juga mengatur dirinya. “Selangkah lagi kita akan menuntaskan kepemimpinan Indonesia dalam membawa arah G20 dari Bali, kita ingin mengajak dunia untuk pulih bersama, untuk bangkit lebih kuat, dengan bergotong royong membawa perdamaian bagi masyarakat dunia. Bali memberikan aura persahabatan, Bali memberikan aura kedamaian, saya percaya ini akan menusuk hati semua pemimpin-pemimpin dunia yang datang,” papar Luhut.

ADVERTISEMENT

Menko Luhut juga menyatakan, Presidensi G20 menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia karena baru akan digelar di Tanah Air 20 tahun lagi dari sekarang. “Dan sebagai negara besar, kita yakin Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan baru ekonomi dunia, kita melihat ada harapan baru dengan dipegangnya Presidensi G20 oleh Indonesia,” papar Luhut.

Sudah Siap 100%

Luhut memastikan, persiapan ajang KTT G20 di Bali sudah hampir 100% siap. “Overall, seperti tadi saya sudah laporkan ke Presiden, persiapan kalau saya bilang 100% nanti terlalu tidak pas, 99% sudah siap, sampai besok sudah 100% siap,” ungkap dia. Untuk pengamanan juga sudah disiapkan dengan sangat baik oleh Kepolisian RI dan TNI. Saat ini juga mulai diaktifkan face recognition guna menangkap pergerakan masuk ke bandara, pelabuhan, dan tempat-tempat penting lain. “Memamg privacy kita jadi nggak ada tapi ini untuk melihat siap orang ini, handphone, GPS, kemana, jadi pengamanan bukan isu. Koordinasi dengan secret services dari berbagai negara juga berjalan baik, kita tidak bisa mengakomodasi semua karena negara kita juga tidak bisa diatur-atur tapi apa yang berlaku di internasional itu jadi pegangan,” papar dia.

Menurut Luhut, 17 pemimpin negara dipastikan hadir dalam pertemuan KTT G20 di Bali. Terdapat tiga pemimpin negara yang tidak hadir, yakni Presiden Rusia Putin karena adanya isu domestik, Presiden Brasil karena memang masih ada transisi usai pemilihan umum, dan Presiden Meksiko. Sejauh ini, 17 pemimpin negara berkomitmen untuk hadir di KTT G20, termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden RRT Xi Jinping. Luhut juga menjelaskan, memang akan dilakukan sejumlah pertemuan bilateral namun untuk saat ini belum akan disampaikan ke publik dan pertemuan itu akan menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo mampu memberikan contoh. “Beliau dari Kamboja menelepon dan menanyakan persiapan sampe detail, termasuk bagaimana nanti Presiden RI bersama Presiden Xi Jinping menyaksikan KA Cepat Jakarta-Bandung yang sudah melakukan dynamic test tiga hari dan berhasil dengan baik,” jelas dia.

Terkait kekhawatiran tidak adanya komunike dari KTT G20, Luhut menuturkan, hingga saat ini belum ada G20 di tengah dunia yang situasinya sekompleks saat ini. Apabila akhirnya memang tidak ada komunike pemimpin G20, Indonesia tidak mempermasalahkannya. “Kalau akhirnya tidak ada leadership communique ya sudah tidak apa-apa, tapi banyak hal yang saya kita ada 361 titik yang bisa dihasilkan dengan nilai billion dollar kalau dihitung dari sisi ekonomi baik dari bidang maupun dekarbonisasi. Jadi, banyak hal yang bisa kita capai, misalnya membangun kerja sama restorasi mangrove. Leadership communique sangat penting tetapi lebih penting lagi yang konkret yang bisa kita lihat hasilnya dari pertemuan negara-negara anggota G20 ini dan paling tidak selama pertemuan bisa membuat suasana lebih baik,” kata Luhut. 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia