Jumat, 15 Mei 2026

GAPKI: Ekspor Turun, Stok Bertahan

Penulis : Indah Handayani
22 Nov 2022 | 09:56 WIB
BAGIKAN
Pekerja memindahkan buah sawit yang dipanen ke truk pengangkut sebelum diolah menjadi minyak sawit mentah (CPO) di perkebunan sawit di Pekanbaru pada 23 April 2022. (FOTO: WAHYUDI / AFP)
Pekerja memindahkan buah sawit yang dipanen ke truk pengangkut sebelum diolah menjadi minyak sawit mentah (CPO) di perkebunan sawit di Pekanbaru pada 23 April 2022. (FOTO: WAHYUDI / AFP)

JAKARTA, investor.id - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyebut ekspor CPO mengalami penurunan pada September 2022. Meski demikian, stok bertahan. 

Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono menjelaskan, produksi CPO bulan September mengalami kenaikan sebesar 16% dari bulan Agustus karena faktor musiman menjadi 4.545 ribu ton dan PKO naik menjadi 442 ribu ton, sehingga total produksi CPO + PKO sampai dengan September mencapai 36.596 ribu ton.

“Produksi ini lebih rendah 4% dari pencapaian sampai dengan September 2021 sebesar 38.147 ribu ton,” jelas Mukti dalam keterangan pers, Selasa (22/11/2022).

ADVERTISEMENT

Sedangkan Total konsumsi dalam negeri bulan September sebesar 1.821 ribu ton relatif sama dengan konsumsi bulan Agustus sebesar 1,841 ribu ton. Berdasarkan komponennya, konsumsi untuk pangan bulan September turun 1% dari bulan Agustus, konsumsi oleokimia naik 6% dan biodiesel turun 4%.

Untuk ekspor bulan September, Mukti menjelaskan, mengalami penurunan yang sangat besar, yaitu 27% dari 4.334 ribu ton pada bulan Agustus menjadi 3.183 ribu ton pada bulan September. Penurunan terbesar terjadi pada ekspor olahan CPO sebesar 28% dari 2.971 ribu ton pada bulan Agustus menjadi 2.140 ribu ton pada bulan September. Sedangkan CPO turun 47% dari 741 ribu ton pada bulan Agustus menjadi 427 ribu ton pada bulan September.

Sejalan dengan penurunan ekspor, devisa yang dihasilkan pada bulan September mencapai US$ 3.269,6 juta atau turun 31,7% dari bulan Agustus sebesar US$ 4.791,0. Selain karena volume, turunnya devisa juga disebabkan oleh harga CPO yang turun dari US$ 1.095 per ton cif Rotterdam pada bulan Agustus menjadi US$ 1.048 per ton cif Rotterdam.

“Kontribusi devisa dari minyak sawit terhadap total nilai ekspor turun dari 18% pada bulan Agustus menjadi 15% pada bulan September,” papar Mukti.

Berdasarkan tujuannya, Mukti menyebut, ekspor ke India bulan September turun sebesar 424 ribu ton menjadi 661,8 ribu ton. Meskipun demikian, ekspor ke India bulan September lebih besar dari umumnya ekspor bulanan ke India sebesar sekitar 300 ribu ton. Penurun ekspor besar lainnya terjadi untuk tujuan EU-27 yaitu sebesar 138 ribu ton (27,3%) dari 506,8 ribu ton pada bulan Agustus menjadi 368,3 ribu ton pada bulan September.

“Dengan produksi, konsumsi, dan ekspor seperti diutarakan diatas, stok akhir bulan September menjadi 4.025 ribu ton yang relatif sama dengan stok akhir bulan Agustus sebesar 4.036 ribu ton,” tutup Mukti.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia