Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Beberkan 6 Fokus Kebijakan APBN 2023

Penulis : Ichsan Ali
1 Des 2022 | 16:27 WIB
BAGIKAN
Jokowi.
Jokowi.

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan enam fokus kebijakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023.

"Enam fokus kebijakan APBN 2023 membutuhkan pengawalan ketat di lapangan dengan dukungan dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah masing-masing," kata Jokowi saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2023 kepada 53 kementerian dan lembaga di Istana Negara, Kamis (1/12/2022).

Adapun enam fokus kebijakan dalam APBN 2023 yakni penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), akselarasi reformasi sistem perlindungan sosial, melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas khususnya infrastruktur pendukung transformasi ekonomi.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru termasuk Ibu Kota Negara (IKN), revitalisasi industri dengan mendorong hilirisasi, serta pemantapan reformasi birokrasi dan penyederhananaan regulasi.

"Jangan terjebak rutinitas, ini juga sudah berkali-kali saya ingatkan memperbesar pembelian produk dalam negeri khususnya produk UMKM. Saya juga ingatkan tidak ada program kementerian yang tidak bersinggungan dengan kementerian lain, oleh sebab itu kerjanya harus kerja terintegrasi, tidak sektoral dan berjalan sendiri-sendiri," tegas Jokowi.

Jokowi berharap pemerintah daerah baik level gubernur, bupati, dan wali kota untuk memperhatikan pergerakan inflasi di daerah masing-masing. "Ini momok semua negara (yaitu) inflasi, sekali lagi perhatikan angka inflasi di daerah masing-masing dan saya minta percepat realisasi belanja di APBN maupun APBD khusnya belanja modal dan belanja sosial," tambahnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia