Jumat, 15 Mei 2026

Sri Mulyani Harapkan Pemberian PMN Rp 7,5 Triliun akan Perkuat Keuangan Garuda (GIAA)

Penulis : Arnoldus Kristianus
21 Des 2022 | 04:30 WIB
BAGIKAN
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah resmi memberikan Penyertaan Modal  Negara (PMN) tambahan terhadap PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sebesar Rp 7,5 triliun pada Selasa (20/12/2022).  Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan sehingga dapat meningkatkan daya saing Garuda.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemberian PMN merupakan dukungan pemerintah untuk perusahaan penerbangan nasional tersebut. 

"Kami berharap Garuda bisa menjadi airline yang sehat tentu saja dengan berbagai langkah restrukturisasi, penyehatan, bisa bertahan, dan berkembang. Karena (PT Garuda Indonesia) menjadi salah satu yang mendukung mobilitas masyarakat di Indonesia," ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita yang berlangsung secara virtual pada Selasa (20/12/2022).

Menurut Menkeu, APBN memberikan dukungan kepada BUMN. Apalagi BUMN juga memiliki sejumlah tugas dari pemerintah khususnya dalam menjalankan pembangunan. 

ADVERTISEMENT

"Dukungan APBN sangat luar biasa bagi berbagai BUMN dan bagi kegiatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Sri Mulyani. 

Secara terpisah, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra mengatakan, diterimanya dana PMN tersebut menjadi milestone tersendiri bagi Garuda sebagai national flag carrier untuk terus memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor pariwisata. Kontribusi tersebut di antaranya diwujudkan melalui peningkatan aksesibilitas dan penyediaan layanan penerbangan baik yang aman, nyaman, dan berdaya saing.

Irfan menambahkan, dukungan berkelanjutan yang diberikan pemerintah dalam fase pemulihan kinerja ini tentunya menjadi penanda penting atas kepercayaan negara terhadap outlook kinerja dan peran Garuda sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam roda perekonomian bangsa. 

“Karenanya, atas realisasi PMN ini, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap misi transformasi kinerja Garuda,” tandas Irfan.

Irfan menambahkan, realisasi PMN ini dijalankan melalui tahapan proses yang mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pemenuhan terhadap aspek compliance yang berlaku. Dia meminta seluruh pihak terkait agar mengawal dan memberikan masukan agar proses realisasi PMN terlaksana sesuai koridor hukum dan regulasi yang berlaku. 

“Kami percaya dukungan yang telah diberikan menjadi mandat yang harus kami jaga, dengan memaksimalkan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa. Tentunya, kontribusi tersebut diselaraskan dengan komitmen Garuda untuk terus memperkuat fondasi keberlangsungan usaha yang berorientasi pada fokus profitabilitas dan optimalisasi good corporate governance diseluruh lini bisnisnya,” tutur Irfan.

Menurut Irfan, dukungan dana PMN yang berasal dari APBN 2022 tersebut selanjutnya akan digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan kinerja Perusahaan, khususnya pada lini operasional penerbangan, di antaranya melalui program restorasi armada, pemeliharaan spare part pesawat dan berbagai komponen pesawat lainnya, serta penyehatan arus kas perusahaan guna mendukung kelancaran operasional Garuda Indonesia.

Komitmen dukungan PMN yang berjalan on the track ini sejalan dengan outlook kinerja usaha yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Karenanya, sebagai salah satu substansi rencana perdamaian proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), kami optimistis PMN ini dapat memperkuat komitmen Garuda kepada seluruh kreditur untuk memaksimalkan pertumbuhan kinerja usaha ke depannya, guna memberikan nilai optimal bagi kolaborasi bisnis Garuda bersama seluruh mitra usahanya.

“Kami optimistis realisasi PMN ini akan semakin memperkuat langkah Garuda untuk terus mengakselerasikan proses restrukturisasi, yang kami proyeksikan dapat rampung pada akhir tahun ini. Hal ini tentunya turut menjadi fase penting bagi upaya Garuda dalam memaksimalkan momentum bangkitnya sektor industri aviasi nasional di tahun 2023 mendatang," pungkas Irfan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia