Jumat, 15 Mei 2026

Menko Perekonomian: Ekonomi Global Didera Tantangan Silih Berganti dan Tak Mudah

Penulis : Triyan Pangastuti
21 Des 2022 | 12:51 WIB
BAGIKAN
Menko Airlangga Hartarto saat menjadi bintang tamu dalam Obrolan Malam Fristian, Rabu (23/11/2022).
Menko Airlangga Hartarto saat menjadi bintang tamu dalam Obrolan Malam Fristian, Rabu (23/11/2022).

JAKARTA, Investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan tantangan ketidakpastian global datang silih berganti, sehingga memberikan rambatan bagi ekonomi domestik. Hal ini tercermin dari maraknya lembaga internasional yang merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dapat dilaporkan bahwa tantangan mengalami silih berganti ini menjadi tidak mudah. Proyeksi ekonomi beberapa lembaga mengoreksi ke bawah pertumbuhan ekonomi Indonesia, ADB dari 5,4% menjadi 5%, OECD  dari semula 5,3% menjadi 4,7% dan IMF dari 5,3% menjadi 5%. Tetapi semua koreksi ini masih di kisaran 4,7%-5%,"tuturnya dalam Outlook Perekonomian Indonesia 2023, Menjaga Resiliensi melalui Transformasi Struktural, Rabu (21/12).

Dia meyakini, Indonesia dapat menghadapi berbagai tantangan ekonomi global kedepan. Karena Indonesia terbukti berhasil menangani pandemi secara baik hal ini tercermin dari kasus covid-19 yang terus terkendali bahkan melandai. Penanganan yang baik ini tidak lepas dari arahan dan kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk mengkoordinasikan sektor fiskal, moneter maupun sektor riil.

ADVERTISEMENT

"Bapak Presiden Joko Widodo  dengan kepemimpinan dan leadership yang tangguh, Indonesia menghadapi dengan adaptability dan melalui resiliensi, kita mengkoordinasikan sektor fiskal, moneter, maupun sektor riil. Tentu ini menjadi pelajaran berharga untuk penanganan ketidakpastian berbagai risiko ke depan,"tegasnya.

Tak hanya berhasil menangani pandemi, Airlangga mengatakan keberhasilan kepemimpinan Presiden Joko Widodo juga tercermin dari pelaksanaan Presidensi G20 yang mendapatkan apresiasi dari berbagai negara. Selain itu, Indonesia juga berhasil mendapatkan komitmen strategis secara global yakni  Pandemic Fund sebesar US$ 1,5 miliar, lalu Special Drawing Right (SDR) dari IMF dalam bentuk resiliensi fund, ini untuk berbagai negara sebesar US$81,6 miliar.

"Kemudian mendorong perubahan iklim senilai US$100 miliar. Kemudian komitmen lingkungan, memastikan 30% daratan dan 30% laut dikonservasi pada 2030. Dan pengurangan degradasi tanah 50% pada 2040 secara sukarela. Dalam G20 juga diselenggarakan Partnership for Global Infrastructure Investment dengan investasi sebesar US$600 miliar, kemudian Just Energy Transition Partnership (JETP) senilai US$ 20 Miliar,"ucapnya. 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia