Pemerintah Tinjau Kembali Rasio Kuota Ekspor Minyak Sawit
JAKARTA, investor.id – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI akan meninjau rasio kuota ekspor minyak sawit, di tengah kenaikan harga minyak goreng dalam negeri.
Pemerintah memberlakukan apa yang disebut Kewajiban Pasar Domestik (DMO) pada minyak sawit, di mana perusahaan diperbolehkan mengekspor hanya setelah mereka menjual sebagian produksinya di dalam negeri.
Saat ini, pemerintah mengatur harga minyak sawit yang dijual dengan skema DMO yang disalurkan ke program minyak goreng murah.
Pihak berwenang juga akan meninjau harga yang ditetapkan untuk DMO, kata pernyataan yang dilansir dari Reuters, Selasa (7/2). Di bawah kebijakan DMO, harga minyak sawit mentah saat ini dibatasi pada Rp 9.300 (US$ 0,61) per kilogram dan harga minyak goreng (refined, bleached, and deodorized/ RBD Palm Olein) dibatasi pada Rp 10.300.
Indonesia saat ini mengizinkan perusahaan untuk mengekspor enam kali lipat volume yang telah dijual ke pasar domestik.
Sebagai produsen minyak sawit utama dunia, pemerintah menangguhkan beberapa izin ekspor minyak sawit yang ada hingga akhir April 2023, kata pejabat. Pasalnya, eksportir telah mengakumulasi kuota besar untuk pengiriman dari akhir tahun lalu.
Namun, pihak berwenang mengatakan perusahaan bisa mendapatkan kuota ekspor tambahan jika mereka memasok pasar domestik.
Kelompok industri Dewan Minyak Sawit Indonesia menegaskan kembali bahwa perusahaan minyak sawit memiliki sedikit urgensi untuk meningkatkan penjualan DMO mereka, demi mengamankan kuota ekspor karena permintaan ekspor yang lemah dan pungutan ekspor yang tinggi.
“Pajak ekspor US$ 52 per ton harus ditangguhkan sampai setelah Idul Fitri,” kata ketua Sahat Sinaga, Selasa. Dengan demikian, perusahaan kelapa sawit didorong untuk mengekspor dan pada gilirannya meningkatkan pemenuhan DMO mereka untuk mendapatkan lebih banyak kuota ekspor.
Kontrak patokan minyak sawit Malaysia naik lebih dari 2% pada Selasa, menyusul langkah pemerintah RI.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






