Beras Bulog Disulap Jadi Beras Premium, Buwas: Pasti Ada Aktornya!
SERANG, investor.id - Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Banten menggrebek praktik curang pengusaha beras di sejumlah wilayah di Banten, Jumat (11/2/2023).
Dari giat tersebut, Tim Satgas Pangan Polda Banten menemukan mesin pembersih beras, yang digunakan pelaku untuk membersihkan beras Bulog untuk dikemas menjadi beras premium, lalu dijual kepasaran dengan harga Rp 12.000 per kilogramnya, dari harga beras Bulog Rp 8.300 rupiah per kilo.
Tidak hanya disatu lokasi, petugas juga menemukan praktik serupa disejumlah tempat di Banten, seperti Cilegon, Lebak, Pandeglang, Kota Serang dan Kabupaten Serang Banten.
Petugas menemukan karung-karung yang bertuliskan beras Bulog yang masih berisikan beras maupun karung yang telah kosong. Polisi juga menemukan beras yang telah di-repacking dengan menggunakan karung yang memiliki merek beras premium.
Berbekal bukti-bukti tersebut, petugas menangkap tujuh pelaku yang ditengarai telah melakukan pengemasan ulang beras Bulog menjadi beras premium, yakni; HS, TL, AL, BR, FR, HM, dan ID. Mereka langsung diamankan oleh Satgas Pangan Polda Banten.
Dari pengungkapan tersebut, Polisi menyita 350 ton beras Bulog yang sudah di re-packing maupun yang belum, 5 timbangan digital, 6 mesin jahit karung, 8.000 karung bekas beras Bulog, 10.000 karung beras premium berbagai merek, 50 bundel nota penjualan, surat jalan, dan DO.
Praktik curang beras Bulog dioplos menjadi beras premium dengan harga tinggi dipasaran terbongkar, setelah Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas), melakukan sidak beras di Pasar Cipinang, Jakarta.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, mengatakan, pihaknya menemukan lima tempat praktik pengoplosan beras, yakni; Lebak, Pandeglang, Cilegon, Serang Kabupaten dan Serang Kota, dengan barang bukti sebanyak 350 ton.
“Sampai saat ini guna penyidikan, seperti disampaikan Bapak Kapolda, akan kami proses sebagai barang bukti, terlebih dahulu. Jadi nanti ada sebagian yang akan dikembalikan ke pasar, sehingga pasar dapat turunkan harga," kata Kombes Pol Didik Hariyanto, Jum'at (10/2/2023).
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, menduga ada aktor lain dari praktik pengoplosan beras Bulog, selain tujuh pelaku yang saat ini berhasil diringkus. Ia pun meminta kepada pihak Kepolisian, agar kasus ini dapat diungkap sacara terbuka kepada publik.
"Ya ini sudah ranahnya Polisi dan Lembaga hukum, bukan ranahnya saya yah. Temuan sekarang ini pasti diurut ke atas, nanti pasti terungkap siapa dalangya di sini, bisa saja Dirut Bulog dalangya, nah nanti kita lihat, fair tapi penyidikan ini tertutup tidak semuanya bisa dijelaskan kepada temen - temen semua. Biarlah beri kesempatan kepada temen - temen penyidik dari Kepolisian untuk mendalami ini semua." kata Budi Waseso.
Akibat perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 Ayat (1) Huruf a dan d Undang-undang Nomor 8 tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler


