Jumat, 15 Mei 2026

Beras Melonjak, Pedagang Minta Pemerintah Stabilkan Harga

Penulis : Rachman Pratama
12 Feb 2023 | 15:34 WIB
BAGIKAN
Pedagang beras di Pasar Puri, Pati, Jateng mengeluh tingginya harga menyebabkan penjualan sepi, Minggu (12/02/2023).
Pedagang beras di Pasar Puri, Pati, Jateng mengeluh tingginya harga menyebabkan penjualan sepi, Minggu (12/02/2023).

PATI, investor.id – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hingga kini terus melambung. Kondisi itu terpantau pada Minggu (12/2/2023) di Pasar Puri, Pati, Jateng.

Di pasar tersebut, kenaikan tertinggi terjadi pada beras jenis premium dengan merek “Mentik Wangi” yang didatangkan dari Klaten, Jawa Tengah. Harga beras merek tersebut kini melonjak hingga menjadi Rp 17.000 per kilogram (kg). Padahal, menurut pedagang, sebelumnya harga beras jenis itu hanya di kisaran Rp 14.000 per kg.

Selain beras premium dengan merek “Mentik Wangi”, harga beras jenis lain juga mengalami kenaikan. Umumnya, beras-beras jenis biasa atau medium, rata-rata mengalami kenaikan antara Rp 1.000 per kg hingga Rp 2.000 per kg.

ADVERTISEMENT

Misalnya untuk beras jenis biasa, di Pasar Puri kini dijual di kisaran harga Rp 11.000 per kg. Sedangkan untuk beras jenis medium di pasar itu kini dijual pada harga Rp 12.000 per kg.

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga beras ini sudah terjadi sejak awal Februari lalu. Para pedagang menduga, kenaikan harga beras ini disebabkan oleh banyaknya tanaman padi milik petani di sejumlah wilayah di Jawa Tengah yang mengalami puso. Hal itu akibat tingginya intensitas hujan dan sempat terendam banjir beberapa waktu lalu.

“Paling mahal itu beras mentik wangi, sebelumnya Rp 14.000 per kg, sekarang mencapai Rp 17.000 per kg. Kenaikan ini sudah terjadi sejak tanggal 1 Februari lalu. Padahal saat ini seharusnya panen raya, tapi malah harga beras mahal. Kemungkinan ya karena banjir,” jelas salah satu pedagang, Dewi.

Akibat tingginya harga beras, penjualan beras di Pati pun juga berdampak. Para pedagang mengaku saat ini pembeli mulai mengurangi pembelian untuk menghemat pengeluaran. Pembeli juga kini lebih memilih beras yang lebih murah. Untuk itu, para pedagang berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga agar kembali stabil.

“Harapannya ya supaya pemerintah pusat, provinsi atau daerah sini itu mampu mengendalikan harga beras. Sehingga harga beras kembali normal dan warga yang belanja juga enak. Ya tidak hanya beras, tapi semua kebutuhan pokok yang saat ini naik, semoga bisa segera turun” ungkap pedagang lain, Sigit.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia