Jumat, 15 Mei 2026

Target 4,5 Juta Wisatawan, Ekonomi Bali Berpotensi Tumbuh 4,5%

Penulis : Mansy Singko
18 Feb 2023 | 10:31 WIB
BAGIKAN
Aktivitas penumpang pesawat di terminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu (18/2/2023).
Aktivitas penumpang pesawat di terminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu (18/2/2023).

BALI, investor.id - Pemerintah Provinsi Bali menargetkan 4,5 juta wisatawan berkunjung ke Bali, selama tahun 2023. Target ini jauh lebih tinggi dari tingkat kunjungan wisatawan tahun lalu yakni 2,2 juta wisatawan.

Peningkatan jumlah wisatawan diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Bali menjadi 4,5% dari minus 0,9% akibat pandemi Covid 19.

Wakil Gubernur Bali yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, mengatakan target 4,5 juta wisata bisa tercapai mengingat 2,2 juta wisatawan tahun lalu bukan dihitung sejak Januari, tetapi dari tingkat kunjungan yang mengalami  peningkatan yang signifikan mulai bulan Juli hingga akhir tahun.

"Kita targetkan 4,5 juta wisatan bisa berkunjung ke Bali tahun ini, dan target kita tidak hanya kuantintas tetapi juga kualitas wisatawan untuk bisa membantu perekonomian masyarakat Bali," katanya, Sabtu (18/2/2023).

ADVERTISEMENT

Meskipun target kunjungan wisata lebih tinggi dari tahun lalu, yakni 4,5 juta wisatawan, jumlah tersebut hanya 70% dari jumlah kunjungan wisata sebelum Covid 19 yakni 6,3 juta pengunjung.

Untuk mencapai target tersebut Pemerintah Provinsi Bali berharap adanya penerbangan langsung dari beberapa kota dari Cina seperti Beijing, Guangzhou, Shanghai yang selalu menduduki peringkat pertama jumlah kunjungan wisatawan asing ke Bali. "Kita berharap lebih banyak penerbangan langsung dari beberapa kota di Cina seperti yang terjadi sebelum pamdemi Covid 19, karena tinggkat kunjungan wisatawan asal Cina mencapai 1,2 juta wisata sebelum Covid 19," cetusnya.

Sebagai penopang target kunjungan wisatawan tersebut terdapat 47.751 kamar hotel dari 3.528 usaha akomodasi termasuk hotel berbintang di Bali.  Dikatakan Walaupun pariwisata Bali mulai bangkit hingga saat ini belum semua kamar hotel telah dibuka untuk melayani wisatawan.

Setiap hotel hanya mencapai 60% fasilitasnya yang telah digunakan untuk melayani tamu, sedangkan ada beberapa hotel yang sudah 100% beroperasi tadi, tingkat huniannya didominasi oleh wisatawan domestik.

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudithiawan, mengatakan, hingga saat ini belum ada penerbangan reguler dari beberapa kota dari Cina. Penerbangan langsung saat ini masih bersifat charter.  "Beberapa maskapai telah mengajukan penerbangan langsung dari beberapa kota di Cina, operasionalnya sedang dalam persiapan, rencananya akan beroperasi pada bulan Maret atau pulan April nanti," pungkasnya.

Lanjut Handy, jadwal penerbangan reguler nanti akan diatur dengan slotnya penerbangan  mulai maret hingga Oktober.  Untuk mendukung peningkatan perekonomian Bali melalui sektor pariwisata, pengelolaan Bandara Internasional  I Gusti Ngurah Rai akan menargetkan 20,3 juta wisatawan baik domestik maupun internasional selama 2023.

"Jumlah kunjungan ini diharapkan bisa mencapai target karena karakteristik Bandara Internasional Ngurah Rai Bali adalah jumlah penumpang internasional lebih banyak dibandingkan dengan penerbangan domestik, " tutur Handy.

Selama bulan Januari 2023 Bandara Internasional Ngurah Rai telah melayani 1.568.793 penumpang, baik domestik maupun internasional.  Jumlah tersebut terdiri dari 810.930 penumpang di terminal internasional dan 578.863 penumpang domestik. Wisatawan asing yang mendomisai berwisata di Bali saat ini adalah wisatawan asal Australia mencapai 99.075 orang, Rusia 22.703 orang, dan India sebanyak 22.116 orang.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia