Jumat, 15 Mei 2026

Tinjau Pasar Segiri, Wamendag: Ketersediaan Bapok Masih Batas Wajar

Penulis : Mashud Toarik
18 Feb 2023 | 16:20 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga
Sumber: Istimewa
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga Sumber: Istimewa

SAMARINDA, investor.id - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Induk Segiri, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (18/2/2023).

Wamendag Jerry Sambuaga, mengatakan, ketersediaan kebutuhan pokok dan harga yang beredar di masyarakat, merupakan faktor penting dalam menekan angka inflasi daerah.

Dikemukakannya, dalam mengecek langsung ada satu bahan pokok yang mengalami kenaikan dari edaran Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni minyak goreng, dengan HET Rp14 ribu per liter atau Rp15.500 per kilogram.

Kemudian, ada beberapa pedagang yang menjual di harga Rp16 ribu karena mengaku membeli dengan distributor dengan harga yang agak mahal.


“Beberapa yang spesifik yang kami cek, seperti contohnya Minyakkita, kami memastikan dan mendapatkan informasi bahwa harga minyak agak di atas harga eceran tertinggi,” beber Jerry.

Wemandag meminta Kepala Disdag Kota Samarinda Marnabas untuk menstabilkan harga minyak goreng bahkan memastikan pedagang menjual dengan harga Rp14.000 maka perlu menurunkan harga dari distributor dan agen yang menjual ke para pedagang.

“Oleh karena itu ini menjadi temuan untuk kami, minta tolong untuk pak Kadis bisa memastikan harga Rp14.000 per liter sampai ke pedagang,” imbuhnya.

Selain itu, Wamendag menyebutkan untuk kebutuhan pokok selain minyak goreng, barang kebutuhan lain sementara cenderung masih stabil menjelang bulan Ramadan.

“Ini yang paling penting ketika harga pokok stabil dan ketersediaan ada karena akan mudah menekan inflasi menyambut bulan puasa dan lebaran,” bebernya.

ADVERTISEMENT

Ia terus mengatakan ketersediaan dan pasokan bahan pokok di Samarinda masih dalam batas wajar, dan bisa diupayakan untuk terus stabil, sebab hal ini akan terus menjadi perhatian bagi Pemerintah.

“Ketika stok aman dan melimpah tentu dengan sendirinya harga akan terkendali, ini yang paling penting, karena kita lihat cabe, tomat, bawang putih, bawang merah masih fluktuatif dan relatif jangkauan harga masih wajar, mudah-mudahan ini bisa terus bertahan,”tutupnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Marnabas menyampaikan pemkot terus berupaya menekan inflasi kota, dengan senantiasa melakukan pantauan harga secara real time setiap hari.

"Jadi jika ada kenaikan harga yang signifikan, biasanya kami langsung terjun, dan melakukan upaya penekanan inflasi, seperti pasar murah, menggandeng mitra Varia Niaga untuk membina panen petani binaan, seperti yang kami lakukan untuk petani cabe," papar Marnabas.

Terpisah, salah satu pedagang Pasar Segiri Anto menyebutkan untuk harga bahan pokok saat ini cenderung stabil, seperti bawang merah, bawang putih, dan bawang Bombay masih sama, berkisar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

"Untuk sayuran hijau malah cenderung murah, karena petani sayur lokal masih mengalami musim panen yang melimpah, sedangkan cabe merah agak naik menjadi Rp55 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp45 ribu harga normal dikarenakan pasokan dari Sulawesi agak terlambat," ucap Anto usai disambangi Wamendag.

 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia