Jumat, 15 Mei 2026

Ekspor Indonesia ke Jerman Meningkat Tahun Lalu

Penulis : Grace El Dora
23 Feb 2023 | 11:28 WIB
BAGIKAN
Perajin mengerjakan pembuatan tempat minum (tumbler) dari bahan bambu yang telah di ekspor ke negara Jerman di MQ Art Bamboo, Kelurahan Situgede, Kota Bogor, Jawa Barat pada 6 September 2021. (Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc)
Perajin mengerjakan pembuatan tempat minum (tumbler) dari bahan bambu yang telah di ekspor ke negara Jerman di MQ Art Bamboo, Kelurahan Situgede, Kota Bogor, Jawa Barat pada 6 September 2021. (Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc)

JAKARTA, investor.id – Nilai ekspor Indonesia ke enam negara bagian di Jerman yakni Baden-Württemberg, Bayern, Hessen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, dan Saarland meningkat signifikan. Nilai perdagangan bilateral antara kedua negara menunjukkan kinerja yang sangat menggembirakan sepanjang 2022.

Hal itu tercermin dari nilai perdagangan yang berhasil dicatat antara Indonesia dengan enam negara bagian di Jerman, demikian menurut keterangan yang diperoleh dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Frankfurt pada Kamis (23/2).

Berdasarkan data dari Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis), nilai perdagangan antara Indonesia dengan enam negara bagian tersebut mencapai 4,83 miliar Euro (sekitar Rp 77,9 triliun) pada 2022, atau meningkat sebesar 39,62% dibandingkan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, menurut KJRI Frankfurt, Indonesia juga mampu mencatat surplus neraca perdagangan dengan enam negara bagian Jerman itu. Sebesar 1,1 miliar Euro (sekitar Rp 17,74 triliun) pada 2022 atau meningkat sebesar 38,58%, dibandingkan surplus neraca perdagangan pada 2021.

“Sebagai sentra utama industri dan konsentrasi penduduk terbesar di Jerman, produk ekspor unggulan Indonesia sangat dominan masuk melalui enam negara bagian di bawah wilayah kerja KJRI Frankfurt,” kata Konsul Jenderal RI di Frankfurt Acep Somantri, Kamis.

Dilansir dari Antara, enam negara bagian di wilayah kerja KJRI Frankfurt mencakup 63,61% populasi keseluruhan di Jerman, yang berkontribusi terhadap 68% dari produk domestik bruto (PDB) negara itu secara keseluruhan.

“Kinerja perdagangan yang terus membaik, bahkan melebihi kinerja sebelum masa pandemi, menunjukkan aktivitas perekonomian di Jerman berangsur pulih pada 2022. Capaian dimaksud sangat menggembirakan di tengah krisis energi dan inflasi tinggi yang melanda Jerman sebagai dampak dari konflik antara Rusia dan Ukraina,” ujar Acep.

Menurut KJRI Frankfurt, komoditas ekspor unggulan utama Indonesia ke enam negara bagian Jerman tersebut pada 2022 mencakup produk kulit olahan dan garmen, produk pangan, bahan kimia, peralatan elektronik, logam, karet dan plastik, serta material kendaraan bermotor.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia