Jumat, 15 Mei 2026

Colliers: Peluang Pasar Properti di Kawasan TOD Menjanjikan

Penulis : Imam Muzakir
23 Feb 2023 | 14:08 WIB
BAGIKAN
Proyek apartemen yang terkoneksi dengan jalur transportasi massal
Proyek apartemen yang terkoneksi dengan jalur transportasi massal

TANGERANG, Investor.id – Konsultan properti Colliers Indonesia menyebutkan bahwa, peluang bisnis properti terutama hunian di sekitar transit oriented development (TOD) diperkirakan bakal memiliki prospek yang cerah ke depan.

Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengungkapkan bahwa, pemicu dari peningkatan investasi properti di TOD ini terus naik, karena saat ini harga transportasi yang mahal akibat bahan bakar minyak (BBM) naik, tarif parkir yang naik dan rencana adanya pemberlakukan berbayar jalan di Jakarta, serta tidak ada kepastian waktu tempuh, membuat hunian di sekitar TOD ini akan memicu penjualan di proyek apartemen di TOD baik meningkat.

“Hasil studi, tentang hunian TOD, bagaimana penjualan apartemen dan sampai sekarang penjualan cukup bagus dan kenaikan harga lebih bagus. Artinya prospek investasi di TOD ini kedepan bakal membaik,” kata Ferry Salanto, di Tangerang, kemarin.

Ferry mengatakan, meski hasil studi yang dilakukan Colliers bahwa pasar yang membeli apartemen di Kawasan TOD ini adalah menyasar kelas menengah bawah, tetapi kedepan bisa saja menarik untuk kelas menengah atas. Seperti dikawasan idle yang berada di sekitar MRT. “Sampai sekarang belum ada apartemen mewah untuk kelas menengah atas yang dibangun di Kawasan MRT,” katanya.

ADVERTISEMENT

Tetapi untuk di Kawasan TOD lainnya seperti LRT ataupun commuter sudah mulai terjadi dan bila LRT jadi mulai dari Cibubur hingga Bekasi ini pasti akan memicu penjualan apartemen di Kawasan TOD. “Bila oleh LRT beroperasi saja, apartemen di kawasan TOD ini pasti akan memicu penjualan apartemen lebih baik lagi,” kata Ferry.

Seperti diketahui bahwa saat ini Perum Perumnas juga sedang mengembangkan hunian apartemen TOD di Samesta Mahata Serpong, Tangerang Selatan. “Hunian dengan konsep terintegrasi transportasi KRL Jabodetabek ini, menjadi hunian yang memiliki nilai tambah, tidak hanya untuk tempat tinggal tetapi untuk menunjang mobilisasi para penghuni nantinya,” kata Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro.

Kemudian, kata Budi, apartemen Samesta Mahata Tanjung Barat Jakarta, Samesta Mahata Margonda Depok, Samesta Mahata Serpong Tangerang Selatan dan Samesta Mahata Parayasa Bogor.

Perumnas menghadirkan hunian lainnya diantaranya pada area Jakarta terdapat Samesta Sentraland Cengkareng yang merupakan hunian vertikal berlokasi strategis di pusat bisnis dan industri Jakarta Barat, dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia