Jumat, 15 Mei 2026

Masuki Tahun Politik, Pemerintah Pastikan Investasi Tetap Aman

Penulis : Arnoldus Kristianus
28 Feb 2023 | 17:38 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Pembukaan Gelombang 48 Program Kartu Prakerja Skema Normal pada Jumat (17/02/2023).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Pembukaan Gelombang 48 Program Kartu Prakerja Skema Normal pada Jumat (17/02/2023).

JAKARTA,investor.id - Menteri Koordinator Bidan Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan aliran investasi tetap menggeliat, meskipun Indonesia memasuki tahun politik pada 2023 dan 2024. Oleh karena itu, investor diminta untuk tidak ragu melanjutkan investasinya.

Apalagi, pemilu selama ini telah berjalan baik karena pemerintah bisa menjaga stabilitas politik. “Alhamdulilah tidak ada satu pemilu yang berakhir dengan ricuh, yakinlah untuk investasi karena pemerintah dan parlemen menjamin itu,” ucap Airlangga dalam acara CNBC Economic Outlook 2023 pada Selasa (28/02/2023).

Pemerintah akan menjalankan pemilu tahun 2024 tetapi persiapan pemilu sudah dilakukan dari tahun 2023. Dia menuturkan sejak reformasi pemerintah sudah lima kali menjalankan pemilu dan selalu berjalan demokratis. Pada masa tahun politik juga terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi karena konsumsi masyarakat meningkat.

ADVERTISEMENT

“Tahun politik menjadi menarik karena ini kurang dari 1 tahun menuju pemilu 2024, tetapi saya tegaskan pemilu ini bukan yang pertama kali, ini adalah yang kelima pasca reformasi,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga di bawah kepemimpinan Joko Widodo khususnya dalam tiga tahun terakhir menghadapi pandemi Covid-19 menunjukan kuatnya stabilitas politik. Sebab sejumlah kebijakan saat pandemi Covid-19 berjalan sinergis baik dari sisi pemerintah maupun DPR.

“Dengan stabilitas politik kita bisa melakukan kebijakan ekonomi, perlindungan sosial, maupun menghadapi ketidakpastian global,” kata Airlangga.

Langkah pemerintah menghadapi tahun 2023 ini dijalankan secara optimis, namun tetap waspada. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan utama. Dengan bauran kebijakan fiskal dan moneter yang tepat, UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Perpu Cipta Kerja, dan pengaturan DHE diharapkan memberikan kepastian hukum di tengah situasi yang tidak pasti.

“Kebijakan ini akan menjadi pilar untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang memadai serta stabilitas keuangan dan nilai tukar,” ucapnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia