Jumat, 15 Mei 2026

Membahayakan Warga, Wapres Usul Depo Pertamina Plumpang Direlokasi

Penulis : Hendro Situmorang
4 Mar 2023 | 16:44 WIB
BAGIKAN
Foto udara suasana lokasi sisa kebakaran Terminal BBM (TBBM) Pertamina Plumpang, yang menjalar ke kawasan pemukiman di jalan Koramil, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023).  Terminal BBM (TBBM) Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara mengalami kebakaran pada Jumat (3/3/2023). Sedikitnya 17 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka, mayoritas warga yang tinggal di buffer zone TBBM Plumpang. B Universe Photo/Joanito De Saojoao.
Foto udara suasana lokasi sisa kebakaran Terminal BBM (TBBM) Pertamina Plumpang, yang menjalar ke kawasan pemukiman di jalan Koramil, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023). Terminal BBM (TBBM) Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara mengalami kebakaran pada Jumat (3/3/2023). Sedikitnya 17 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka, mayoritas warga yang tinggal di buffer zone TBBM Plumpang. B Universe Photo/Joanito De Saojoao.
JAKARTA, investor.id - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengusulkan sebaiknya Depo Pertamina Plumpang dipindah atau relokasi ke dekat pelabuhan atau kompleks Pelabuhan Pelindo di Jakarta Utara.
 
"Hal ini mengingat potensi bahaya kepada warga sekitar juga kejadian ini bukan yang pertama," katanya saat meninjau lokasi peristiwa terbakarnya Depo Pertamina Plumpang yang ditemani Menteri BUMN, Erick Thohir di pemukiman warga Kampung Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumat (4/3/2023).
 
Usulan Wapres pun langsung disambut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Ia mengatakan bahwa sangat berbahaya tinggal di sekitar Depo Pertamina Plumpang. Ia setuju untuk segera pemindahan lokasi depo. 
 
Ia mengingatkan warga agar jangan ditinggali lahan di sekitar depo tersebut. Hal ini mengingat potensi bahayanya sangat mengancam jiwa.
 
 
"Saya juga berharap, warga sadar diri bahwa tempat yang ditinggalinya berbahaya dan memang lahan tersebut milik Pertamina. Jadi, sebaiknya warga menjauh dan tidak menjadikan tempat tinggal," ucap Erick.
 
Erick mengatakan ada sejumlah objek vital seperti depo yang terlalu dekat dengan warga, sehingga Kementerian BUMN akan mengkaji ulang penempatannya.
 
"Sejak awal kita sudah menekankan kepada seluruh BUMN yang masuk menjadi kawasan objek vital. Saya rasa tidak hanya kilang, tapi juga pupuk yang seperti saya tinjau di Sumatera Selatan, itu pun buffer antara titik keamanan dan tentu titik masyarakat masih terlalu dekat," ujar Erick yang menyoroti jarak perumahan warga dengan Depo Pertamina Plumpang usai insiden kebakaran yang menewaskan 17 warga pada Jumat (3/3) malam.
 
Untuk itu, lanjut Erick, pihaknya akan membenahi zonasi perumahan warga di sekitar objek vital, bukan hanya milik Pertamina, tetapi juga BUMN lainnya agar memiliki batasan yang jelas dan aman bagi masyarakat.
 
 
Ia berharap warga dapat memahami dan mengerti akan langkah yang akan diambil pemerintah ini, terutama mengingat risiko bahayanya kedepan.
 
Erick menyampaikan penataan ulang batasan obvitnas dengan permukiman menjadi sebuah keharusan agar insiden terbakarnya Terminal BBM Plumpang tidak terulang kembali.
 
"Hal yang kita ingin bersama dan solusi, supaya masyarakat mengerti kawasan itu tidak aman. Jangan ditinggalkan kembali," urai dia.
 
Sebelumnya, kebakaran terjadi di depo Pertamina Plumpang di Jakarta Utara, Jumat (3/3). Kebakaran merembet ke perumahan warga di RW 1 dan RW 9 Kelurahan Rawa Badak Selatan.
 
Hingga saat ini, ada 17 yang meninggal dunia akibat kebakaran depo Pertamina Plumpang, sementara korban luka sekitar 82 orang.
 
Jarak antara perumahan warga dan depo sendiri hanya dipisahkan satu ruas jalan dan dibatasi tembok. 
 
 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia