Jumat, 15 Mei 2026

Penyebab Insiden Depo Plumpang Diharapkan Segera Diketahui

Penulis : Euis Rita Hartati
5 Mar 2023 | 23:38 WIB
BAGIKAN
Foto udara suasana lokasi sisa kebakaran Terminal BBM (TBBM) Pertamina Plumpang, yang menjalar ke kawasan pemukiman di jalan Koramil, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023).  Terminal BBM (TBBM) Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara mengalami kebakaran pada Jumat (3/3/2023). Sedikitnya 17 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka, mayoritas warga yang tinggal di buffer zone TBBM Plumpang. B Universe Photo/Joanito De Saojoao.
Foto udara suasana lokasi sisa kebakaran Terminal BBM (TBBM) Pertamina Plumpang, yang menjalar ke kawasan pemukiman di jalan Koramil, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023). Terminal BBM (TBBM) Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara mengalami kebakaran pada Jumat (3/3/2023). Sedikitnya 17 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka, mayoritas warga yang tinggal di buffer zone TBBM Plumpang. B Universe Photo/Joanito De Saojoao.

JAKARTA,investor.id -  Peristiwa kebakaran yang terjadi di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) atau Depo  Plumpang pada Jumat (3/3) saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Diharapkan penyebab kebakaran ini akan segera diketahui dan dijadikan landasan untuk pencegahan hal serupa terjadi kedepan.

Demikian dikemukakan Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia/Politisi Nasional Ferdinand Hutahaean, di Jakarta, Minggu (5/3).

Sebagaimana diketahui pada Jumat 3 Maret 2023 sekitar pukul 20.15 , Terminal BBM Plumpang milik Pertamina mengalami kebakaran hebat hingga mengakibatkan kerugian material dan korban meninggal serta korban luka-luka dari masyakat sekitar.

“Peristiwa ini sangat memprihatinkan, menyedihkan sekaligus membuat kita semua berduka. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan korban, baik korban meninggal maupun korban luka agar semua pihak mendapatkan yang terbaik,”ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Migas juga akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari root causes kejadian kebakaran guna perbaikan ke depannya, paralel dengan upaya Pertamina untuk melakukan evaluasi dan perbaikan yang diperlukan terhadap keandalan dan kelayakan pada instalasi dan peralatan yang dioperasikan.

ADVERTISEMENT

Pertamina juga diminta untuk melakukan analisa risiko terhadap seluruh fasilitas yang dimiliki. "Kami meminta Pertamina melakukan analisa risiko terhadap seluruh fasilitas yang dimiliki," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, Sabtu (4/3).

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia