Jumat, 15 Mei 2026

Erick Thohir Angkat Bicara Soal Pencopotan Direksi Pertamina

Penulis : Muawwan Daelami
10 Mar 2023 | 14:52 WIB
BAGIKAN
Menteri BUMN Erick Thohir (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Menteri BUMN Erick Thohir (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Menteri BUMN Erick Thohir angkat bicara terkait alasannya mencopot Dedi Sunardi dari jabatannya sebagai Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, sebagai buntut dari kebakaran Depo Plumpang, Jakarta Utara.

Erick menegaskan, dirinya memiliki hak untuk mencopot jabatan direksi Pertamina. Alasannya mengganti direksi termasuk Dedi didasarkan pada tiga konteks sebagai bahan pertimbangan.

Meskipun, di satu sisi Erick juga tak memungkiri bahwa pencopotan tersebut menimbulkan rasa yang tidak enak. "Mencopot, mencopot juga kan gak enak. Tapi, saya punya alasan. Sudah dua tahun hal ini (Plumpang) sudah saya minta untuk diagendakan, di strategikan," ungkap Erick saat jumpa pers di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis (9/3/2023).

ADVERTISEMENT

Peristiwa kebakaran Plumpang pada Jumat lalu, menurut dia, membuktikan adanya sebab dan akibat. Karena itu, direksi dan komisaris Pertamina mesti bertanggung jawab karena direksi dan komisaris bukan sekadar jabatan.

"Saya (pas insiden Plumpang) kemarin minta seluruh direksi Pertamina pulang. Ada yang pulang, ada yang gak pulang. Saya catat kalau yang gak pulang. Ketika rakyat ada yang meninggal masa kita gak hadir? Saya pulang dari Surabaya. Padahal, saya ada event besar di Surabaya," beber Erick.

Hal ihwal semacam ini, sambung Erick, merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pejabat publik. Untuk itu, dirinya menekankan perusahaan BUMN harus membangun komunikasi publik yang baik bukan bermaksud untuk menutupi kebobrokan, tetapi menjadi check and balances agar introspeksi diri.

"Tidak perlu malu kita harus bicara maaf karena memang halnya salah. Tapi, jangan maaf terus. Karena maaf terus tidak menyelesaikan masalah," tutup Erick.

Sebab bagaimanapun, perusahaan BUMN merupakan sendi perekonomian yang dibutuhkan masyarakat. "Saya berharap, tahun depan, komunikasi publik harus lebih baik. Di era keterbukaan, informasi publik harus menjadi hal yang diharuskan bukan sebatas wacana," tandasnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia