Jumat, 15 Mei 2026

Demi Kemandirian Finansial, GoTo Rampingkan Organisasi

Penulis : Freddy Kamto
10 Mar 2023 | 20:08 WIB
BAGIKAN
Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana kelakukan penyesuaian dan konsolidasi tim serta struktur bisnis untuk mendorong perusahaan menuju kemandirian finansial. Dalam pernyataan resmi Jumat ini (10/3/2023), manajemen GOTO menyatakan langkah penyesuaian dan konsolidasi ini berdampak pada pemangkasan 600 posisi dalam seluruh ekosistem Grup GoTo, (foto : Dok Go To).
Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana kelakukan penyesuaian dan konsolidasi tim serta struktur bisnis untuk mendorong perusahaan menuju kemandirian finansial. Dalam pernyataan resmi Jumat ini (10/3/2023), manajemen GOTO menyatakan langkah penyesuaian dan konsolidasi ini berdampak pada pemangkasan 600 posisi dalam seluruh ekosistem Grup GoTo, (foto : Dok Go To).

JAKARTA, investor.id - Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan kabar terbaru berkaitan dengan rencana penyesuaian dan konsolidasi tim serta struktur bisnis untuk mendorong perusahaan menuju kemandirian finansial.

Dalam pernyataan resmi Jumat ini (10/3/2023), manajemen GOTO menyatakan langkah penyesuaian dan konsolidasi ini berdampak pada pemangkasan 600 posisi dalam seluruh ekosistem Grup GoTo.

Saat ini Grup GoTo yang beroperasi di Indonesia, Singapura, dan Vietnam ini memiliki tiga unit bisnis yang saling melengkapi yakni layanan on-demand Gojek, e-commerce Tokopedia, dan financial technology (fintech) lewat GoTo Financial yang didalamnya terdapat dompet digital Gopay.

Menurut Sekretaris Perusahaan Grup GoTo Koesoemohadiani, langkah penyesuaian organisasi GoTo ini tidak akan mempengaruhi layanan yang diberikan GoTo kepada konsumen, mitra pengemudi, pedagang, dan penjual.

ADVERTISEMENT

Dia menjelaskan, dalam beberapa waktu lalu, perusahaan sudah mengumumkan pembaruan strategi demi membangun perusahaan yang berkelanjutan, menguntungkan, dan dapat terus memberikan dampak positif jangka panjang bagi jutaan orang.

Demi upaya mencapai tujuan itu, perseroan melakukan kajian secara menyeluruh dan terus menerus, untuk menentukan peningkatan yang dapat dilakukan di setiap kegiatan bisnis. Kajian tersebut telah mengidentifikasi sejumlah penyesuaian yang perlu dilakukan untuk memperkuat operasional perusahaan.

Dia mengatakan, salah satu penyesuaian tersebut adalah pengkonsolidasian sejumlah bisnis dan tim dalam ekosistem perusahaan, untuk menghadirkan organisasi yang lebih ramping serta lebih siap untuk menanggapi permintaan pasar.

“Sebagai contoh, perseroan melakukan desain ulang pada bisnis offline merchant di GoTo Financial dan menyatukan dua tim offline merchant. Penyesuaian seperti ini akan membantu perusahaan memberikan layanan yang lebih baik kepada merchant, sekaligus mengurangi biaya,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/3/2023).

Konsolidasi dan sentralisasi yang dilakukan untuk beberapa fungsi penunjang bisnis akan menjadi shared resources atau sumber daya bersama, yang diharapkan akan mampu untuk menghadirkan layanan berkualitas tinggi di seluruh ekosistem, sekaligus menghindari adanya duplikasi fungsi dalam unit bisnis.

GoTo juga meninjau kembali prioritas, dan akan mengurangi skala atau menunda kegiatan bisnis serta inisiatif yang bukan merupakan layanan inti. 

“Contohnya, perusahaan akan mengurangi beberapa bagian dari layanan Mitra Tokopedia, agar sumber daya perusahaan dapat difokuskan pada kegiatan yang akan mendorong dampak lebih besar. Dan dalam kondisi di mana kebutuhan perekrutan menurun, kami juga melakukan restrukturisasi di tim rekrutmen,” katanya.

Teknologi akan memegang peran penting dalam percepatan eksekusi, mengurangi proses manual dan margin of error serta meningkatkan layanan di unit bisnis E-Commerce, On-Demand Services, Financial Technology, termasuk GoTo selaku perusahaan induk. Hal ini juga meliputi kehadiran perangkat teknologi baru di Gojek untuk operasional, layanan serta pengelolaan data yang lebih lancar.

“Langkah-langkah penyesuaian tersebut sayangnya akan memengaruhi sekitar 600 posisi dalam ekosistem GoTo. Karyawan yang terdampak akan memperoleh dukungan dari perusahaan selama masa transisi,” katanya.

THR

Mengacu informasi yang beredar resmi di kalangan karyawan perusahaan, perseroan akan memberikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mengapresiasi karyawan.

Tak hanya THR, perusahaan akan memberikan pesangon sesuai dengan persyaratan undang-undang yang berlaku, pembayaran cuti, ex-gratia, bonus tetap (bagi yang memenuhi syarat), akselerasi pencairan saham (prorata), dan dukungan repatriasi untuk ekspatriat.

GoTo juga memberikan benefit kesehatan yang masih berlaku hingga 30 Juni 2023, program bantuan karyawan dalam hal konseling karier dan keuangan juga hingga 30 Juni 2023.

Fasilitas lain yakni laptop dan direktori talenta GOTO yang akan memudahkan bagi jejaring bisnis GOTO untuk ikut menyerap para talenta yang terdampak.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia