Jumat, 15 Mei 2026

Daihatsu Kukuh di Posisi Kedua Merek Mobil Terlaris di Indonesia

Penulis : Leonard AL Cahyoputra
22 Mar 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Daihatsu. Foto: beritasatu.com
Daihatsu. Foto: beritasatu.com

JAKARTA, investor.id – Daihatsu optimistis bisa mempertahankan posisi di peringkat kedua penjualan mobil terbanyak di Indonesia tahun ini, setelah pada 2022 meraih 18,6% pangsa pasar (market share) dengan penjualan 188.660 unit. Raksasa otomotif asal Jepang ini hanya kalah dari Toyota sebagai merek mobil terlaris di Indonesia pada tahun lalu.

“Di tengah situasi ekonomi nasional dan global yang masih diselimuti ketidakpastian seperti sekarang, Daihatsu tetap optimistis tahun ini dapat mempertahankan posisi market share nomor dua di Indonesia untuk ke 15 tahun berturut-turut,” kata Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso dalam keterangannya, Senin (20/03/2023).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil 2022 sebanyak 1.013.582 unit. Pada 2022 itu, Daihatsu meraih penjualan 188.660 unit atau naik dari 2021 yang hanya 151.107 unit. Daihatsu meraih pangsa pasar 18,6%, naik dari 2021 yang sebesar 17,5%. “Tahun ini kami masih tetap fokus untuk menjual produk-produk yang sesuai kebutuhan dan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia,” tambah Hendrayadi.

ADVERTISEMENT

Sepanjang Januari-Februari 2023, penjualan retail (dari dealer ke konsumen) Daihatsu telah mencapai 39.066 unit, atau 22,3% dari total penjualan mobil nasional yang sebanyak 174.845 unit. Pencapaian itu menempatkan Daihatsu di posisi kedua penjualan terbanyak di Indonesia, hanya kalah dari Toyota yang menjual 50.805 unit mobil selama dua bulan pertama tahun ini, atau 29,1% dari total penjualan otomotif di pasar dalam negeri.

Melonjak 150%

Untuk mendongkrak penjualan di awal tahun ini, Daihatsu turut serta dalam pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta pada 10-19 Maret 2023. Dalam pameran otomotif yang digelar bertepatan dengan akan datangnya momentum Ramadan tersebut, Daihatsu meraih SPK (surat pemesanan kendaraan) sebanyak 403 unit. Jumlah SPK itu naik 150% dibandingkan perolehan pemesanan pada pagelaran serupa tahun lalu yang hanya 161 unit.

Dalam GJAW 2023, lima besar produk Daihatsu yang meraih SPK terbanyak yakni Sigra dengan pemesanan 118 unit, lalu All New Ayla model terbaru sebanyak 62 unit, kemudian Terios sebanyak 59 unit, All New Xenia sebanyak 52 unit, dan Gran Max Pick Up sebanyak 42 unit.

Menurut Hendrayadi, selain karena produk yang andal, ketertarikan konsumen juga karena layanan purna jual berkualitas yang diberikan Daihatsu selama ini. Termasuk jaringan layanan purna jual yang luas di seluruh Indonesia.

“Salah satu strategi untuk memperkuat layanan purna jual adalah dengan memperluas coverage network atau jaringan purna jualnya. Untuk itu, Daihatsu masih akan terus melakukan penambahan dealer 3S (sales, service, and sparepart) yang penambahannya tersebar di minimal tiga kota,” tutur Hendrayadi yang masih merahasiakan di mana dealer terbaru yang akan dibuka tahun ini.

Kualitas Layanan

Tingginya kualitas layanan Daihatsu juga diakui konsumen. Seperti yang dirasakan A Rifai, pemilik Daihatsu asal Bogor, Jawa Barat. Rifai sudah menggunakan mobil Daihatsu Xenia sejak 2019, sebagai mobil pertamanya.

Sejak menggunakan Xenia, dia tidak pernah mengalami kendala. “Saya memilih Xenia karena berdasarkan testimoni saudara dan teman-teman bahwa mobil ini andal, bandel, dan hemat BBM. Ternyata saya bisa membuktikan sendiri,” tutur Rifai saat berkunjung di booth Daihatsu di GJAW 2023.

Dia berada di booth Daihatsu di GJAW 2023 untuk melihat produk terbaru mobil Jepang tersebut. Rifai berencana membeli Daihatsu Gran Max untuk armada usahanya. Dia tetap memilih Daihatsu karena produknya sudah terbukti berkualitas dan layanan purna jualnya bagus.

“Jaringan bengkelnya luas, suku cadangnya banyak tersedia di pelosok-pelosok, makanya tidak khawatir kalau mobil ini dibawa ke daerah-daerah. Ini yang menjadi alasan saya tetap memilih Daihatsu,” kata Rifai.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira sebelumnya mengatakan, sektor industri otomotif makin menantang yang dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kenaikan harga BBM, kemunculan brand baru, terutama dari Tiongkok dan Vietnam, tingginya inflasi, hingga kenaikan suku bunga pinjaman.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia