Sabtu, 4 April 2026

DD dan UPZ DK PermataBank Syariah Launching Program Peternakan Ayam Organik

Penulis : Imam Suhartadi
3 Apr 2023 | 09:11 WIB
BAGIKAN
DD dan UPZ DK PermataBank Syariah Launching Program Peternakan Ayam Organik di Desa Sukasetia
DD dan UPZ DK PermataBank Syariah Launching Program Peternakan Ayam Organik di Desa Sukasetia

TASIKMALAYA,investor.id - Pada Kamis (31/03/23), Dompet Dhuafa (DD) bekerja sama dengan UPZ DK (Unit Pengelola Zakat Dana Kebaikan) PermataBank Syariah melalui Koperasi Konsumen Social Trust Fund (STF) Jembar, meresmikan pembukaan sentra peternakan ayam pedaging organik yang berlokasi di Desa Sukasetia, Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya.

STF Jember sendiri merupakan koperasi yang diinisiasi DD sejak 2012 yang berperan dalam mendukung UMKM di daerah sekitar. 

Acara ini berlangsung secara hybrid, yang dihadiri oleh beberapa perwakilan dari DD, Casmedi selaku ketua koperasi STF Jember, Agus M. Gozali sebagai ketua kelompok ternak, Tatang Saputra selaku kepala desa dan hadir juga para penerima manfaat lainnya.

Selain itu, hadir juga melalui zoom meeting Habibullah selaku Ketua UPZ DK PermataBank Syariah (hadir melalui zoom meeting), Frieza Dianae sebagai Marketing Communication PermataBank Syariah, dan  Nina Marliani selaku Operasional UPZ DK.

Advertisement

Peresmian ini dilakukan secara simbolik dengan gunting pita dan kunjungan ke salah satu kandang untuk melihat langsung situasi ayam ternak yang masih berusia dua minggu itu.

Armie Robi selaku SO Program Pengembangan Ekonomi Dompet Dhuafa memaparkan, terselenggaranya program ini adalah berkat kerjasama dengan UPZ DK (Unit Pengelola Zakat Dana Kebaikan) PermataBank Syariah yang telah berkenan memberikan amanah kepada dompet dhuafa untuk menjalankan program pemberdayaan ternak unggas, seperti di tahun lalu.

Adapun jenis ayam yang dikelola oleh peternakan ini adalah ayam organik. Menurut penjelasan Armie Robi, ayam organik tidak menggunakan bahan kimia pabrik, melainkan pakan ayam yang sehat. Ia juga menceritakan bahwa karena yang dikelola ayam organik, maka tidak ada bau menyengat di sekitar kendang.

 “Tadi pagi saya sudah berkunjung ke salah satu kandang yang dikelola oleh kelompok ternak itu. Tidak ada bau yang menyengat, peternak juga mungkin mengalami sendiri ternak yang dikelola di kandang itu tidak seperti layaknya ternak konvensional, di mana jarak dua atau tiga meter sebelum kandang biasanya sudah bau menyengat,” ujar Armie.

Armie juga menyampaikan harapannya, semoga program tersebut bisa memberikan manfaat dan bisa membangkitkan masyarakat kita lagi dari kondisi keterpurukan pasca Covid, “Insya Allah ini bisa menjadi pahala buat donatur-donatur kita,” Ungkapnya.

Ketua koperasi STF Jember, Casmedi menyampaikan juga bahwa semoga dengan adanya program peternakan ayam organik, bisa menjadi sebuah solusi bagi peternak ayam kedepannya dan bisa membantu memulihkan perekonomian. 

“Karena memang pascacovid kami rasakan bagi pelaku UMKM sangat terasa sekali dampaknya. Tapi mudah-mudahan kedepannya dengan wasilah pertemuan ini, semua sektor ekonomi bisa Allah bangkitkan kembali dan mudahkan kembali,” terang Casmedi.

Agus M. Gazali selaku ketua kelompok ternak juga turut menyampaikan bahwa melalui program ini, ia ingin peternakan terus berlanjut.

“Kami tidak muluk-muluk ingin mengejar pendapatan yang besar, kami hanya berharap semoga peternakan ini bisa berlanjut, bahkan mungkin tidak hanya dirasakan oleh kami, namun juga oleh anak cucu kami kedepannya. Kami juga terus berusaha terus berproduksi ayam dengan baik dan sehat, itu merupakan salah satu usaha kami untuk menghasilkan produk yang halalan toyiban,” kata Agus.

Peternakan ayam organik juga disambut baik oleh para peternak, salah satunya oleh Koko (70). “Alhamdulillah saya merasa bangga dan girang (senang), mudah-mudahan bantuan Dompet Dhuafa dan PermataBank Syariah berlanjut, terutama untuk anak-anak muda, mengingat saya ini sudah tua, semoga menjadi keberkahan,” kata Koko penuh harap.

Turut hadir juga Hasbullah selaku Ketua UPZ DK PermataBank Syariah, ia menyampaikan selengkapnya bahwa dana yang diperoleh untuk setiap program bersama Dompet Dhuafa berasal dari dana zakat dan dana kebajikan Permata Bank Syariah.

“Dana yang kami peroleh berasal dari zakat dan dana kebajikan. Dana zakatnya sendiri berasal dari Permata Bank Syariah, semisal kami ada laba dan keuntungan maka 2,5% kami sisihkan untuk zakat, selain itu juga zakat dari karyawan dan juga nasabah. Adapun Dana Kebajikan berasal dari nasabah kami yang dikenai sanksi atau denda untuk mendisiplinkan, maka kami jadikan lagi sebagai pendapatan, namun kami kembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program-program pemberdayaan, seperti yang kita launching bersama dengan Dompet Dhuafa hari ini,” kata Hasbullah.

“Semoga dana yang disalurkan melalui program-program yang ada bermanfaat bagi semuanya dan berkah bagi donatur, PermataBank Syariah. Serta bisa berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan keuntungan yang berkah juga. Semoga juga bisa menciptakan peternak-peternak ayam lainnya dan semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan program ini.” imbuhnya.

Launching program ayam ternak organik kemudian dilanjutkan dengan gunting pita sebagai simbol bahwa program tersebut resmi dibuka dengan sejuta harapan baik dari donatur, penyelenggara, dan mereka para peternak.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 1 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 12 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 42 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 53 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia