Jumat, 15 Mei 2026

Ekspor New Balance dari Indonesia Tembus US$ 500 Juta

Penulis : Zsazya Senorita
9 Mei 2023 | 15:43 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

JAKARTA, investor.id – Sepatu New Balance yang diproduksi di Indonesia telah mencatatkan penjualan ekspor sekitar US$ 500 juta atau setara Rp 7,3 triliun sepanjang 2022. Produk-produk tersebut diekspor ke Amerika Serikat (AS), Jepang, Eropa, dan Tiongkok.

“Saat ini kita nomor dua setelah Vietnam. Tetapi kalau menurut Pak Vik (Director of Materials Asia New Balance) tadi, angka kita sebentar lagi akan melewati Vietnam,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (9/5/2023).

Country Manager New Balance, Sourcing Indonesia, Elmore Simorangkir menambahkan, New Balance setidaknya sudah mengeluarkan modal hampir Rp 2 triliun sampai 2023. Dana ini berupa investasi langsung untuk ekspansi manufaktur.

ADVERTISEMENT

“Ekspansi terus berjalan, contoh pabrik yang di Serang akan ekspansi di Jawa Tengah, yakni Pati. Pabrik yang di Mojokerto, ekspansi ke Nganjuk,” ujar Elmore.

Sementara itu, Luhut kembali mengatakan bahwa dari investasi itu, New Balance sudah menyerap lebih dari 40.000 tenaga kerja di Jawa. Ia pun berharap, perseroan akan meningkatkan lagi investasinya di Tanah Air.

Sebagai kebutuhan bahan baku industri alas kaki, Luhut menyebut bahwa Indonesia memiliki banyak karet, yang juga akan didorong hilirisasinya. Manajemen New Balance bahkan mengakui, biaya produksi di Indonesia dan Vietnam saat ini sangat bersaing. 

Adapun biaya operasional di Indonesia diakui cukup kompetitif karena upah buruh dan harga energi murah yang turut menekan ongkos distribusi. “Menurut mereka (New Balance) dengan suasana investasi yang bagus, mereka percaya untuk ekspansi di sini,” sambung Luhut.

Dia menilai, masuknya investasi New Balance menjadi salah satu cerminan pulihnya kepercayaan investor ke Indonesia. Meski tak sebesar miliaran dolar investasi dari Tiongkok, ekspansi New Balance dipercaya sangat bermanfaat karena menciptakan lapangan kerja yang luas.

“Jadi US$ 500 juta jangan dibilang kecil. Tidak. Punya impacts yang sangat luas, menurut hemat saya,” tegas Luhut.

Menurut dia, masuknya investasi New Balance juga menjadi bukti keberhasilan Undang-Undang Cipta Kerja. Luhut menegaskan, presiden dan pemerintah tidak mungkin menciptakan UU yang akan merugikan rakyat. “Kadang orang tidak paham, tidak baca semua, sudah bereaksi,” imbuhnya.

Untuk perluasan pasar ekspor alas kaki dari Indonesia, menurut pengamatan Luhut, Afrika bisa menjadi alternatif karena negara tersebut tengah berkembang. Saran ini disambut baik oleh New Balance yang mengaku akan meningkatkan ekspor ke negara tersebut.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 54 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia