Jumat, 15 Mei 2026

Tol Puncak Rp 25 Triliun, Perusahaan asal Hungaria Masuk!

Penulis : Muawwan Daelami
10 Mei 2023 | 22:16 WIB
BAGIKAN
Arus lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Ilustrasi: B-Universe Photo/Heru Yustanto)
Arus lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Ilustrasi: B-Universe Photo/Heru Yustanto)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan asal Hungaria, Swoosh Capital Kft bersama perusahaan swasta yang bermarkas di Jakarta, PT Matra Sarana Arsitama disebut-sebut sebagai pemrakarsa yang bakal menggarap unsolicited project Tol Puncak sepanjang 52 kilometer (km) senilai Rp 25 triliun.

"Saat ini sudah ada pemrakarsa yang tertarik mengusulkan investasi di Tol Puncak dan calon pemrakarsa sedang menyiapkan uji kelayakan (feasibility studies/FS) yang dalam waktu dekat akan disampaikan ke pemerintah ke PUPR untuk kami kaji," kata Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono di Jakarta, Rabu (10/5/2023).

Secara jaringan, menurut pria yang akrab disapa Yongki ini, trase Tol Puncak akan masuk dari jalur tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang selanjutnya bisa menembus hingga Cianjur.

ADVERTISEMENT

"Ini sifatnya tol-to-tol. Jadi akan menyambung dengan tol existing dan langsung tembus ke arah Cianjur. Namun, akan dilaksanakan bertahap dan kelayakannya seperti apa, akan kami tunggu," imbuhnya.

Untuk perinciannya, Yongki bilang, Tol Puncak akan terbagi menjadi 5 seksi dan pemrakarsa tengah mengkaji mengenai seksi-seksi tersebut. Namun, dia belum bersedia menyebutkan lebih detail terkait Tol Puncak, karena ‘bola’ saat ini berada di pemrakarsa.

“Semoga dalam waktu dekat mereka (pemrakarsa) sudah menyelesaikan kajiannya dan akan kami evaluasi,” tutur dia.

Yongki berharap, seiring dengan usulan unsolicited project ini dapat mengurangi kemacetan di ruas non tol Puncak. Progres terakhir, lagi-lagi dia mengatakan masih menunggu tindak lanjut dari pemrakarsa.

"Yang pasti bertahap, tidak langsung full. Sebab jalan tol tergantung dengan kelayakan. Kalau saya tidak salah, pernah disampaikan Dirjen Bina Marga bahwa mereka akan mengusulkan staging apakah dari Caringin Cisarua sampai Gunung Mas kurang lebih 18 km. Sisanya dalam waktu dekat akan kami push ke sana," ujarnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia