Jumat, 15 Mei 2026

Menteri Inggris ke Indonesia Perkuat Kerja Sama, Mampir ke Tambang Vale (INCO)

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Mei 2023 | 17:00 WIB
BAGIKAN
Menteri Industri dan Keamanan Ekonomi di Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris, Nusrat Ghani MP. (Foto: Kedutaan Besar Inggris di Jakarta)
Menteri Industri dan Keamanan Ekonomi di Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris, Nusrat Ghani MP. (Foto: Kedutaan Besar Inggris di Jakarta)

Menteri Ghani juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah menteri di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif untuk meningkatkan kemitraan di bidang energi terbarukan dalam rangka mendukung ambisi Net Zero Indonesia.

Sedangkan dengan Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, Menteri Ghani bakal membahas kolaborasi industri pertahanan dan pengembangan mineral. Menteri Ghani juga akan bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga untuk memperkuat diskusi dalam perdagangan bilateral yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Kunjungan kali ini merupakan kelanjutan dari peningkatan kerja sama Inggris-Indonesia di bidang maritim, dengan ditunjuknya perusahaan Inggris SRT Marine Systems sebagai mitra Indonesia dalam melahirkan sistem keamanan maritim nasional yang baru.

ADVERTISEMENT

Meningkatnya kemitraan Inggris dan Indonesia didukung oleh pembentukan Komite Ekonomi dan Perdagangan Bersama Inggris-Indonesia (UK-Indonesia Joint Economic and Trade Committee) pada Februari 2022 dengan tujuan mempromosikan dan mengembangkan perdagangan, investasi dan kerja sama ekonomi serta mencari solusi dari hambatan perdagangan.

“Perdagangan antara Inggris dan Indonesia bernilai 3,5 miliar poundsterling pada 2022. Saya sangat menantikan pertemuan dengan bisnis serta para pemangku kepentingan di Indonesia agar kita berdiskusi mengenai peluang meningkatkan investasi dua arah, serta memperkuat hubungan kedua negara di berbagai sektor seperti sektor maritim. Saya sangat antusias sekali bertemu dengan mitra kami di Indonesia dan mempromosikan perusahaan-perusahaan Inggris,” kata Nusrat Ghani.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins menambahkan, bahan mineral kritis sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Semakin kuatnya kemitraan dengan Indonesia menjadi prioritas negaranya dalam upaya menindaklanjuti Strategi Bahan Mineral Kritis dari Pemerintah Inggris dan meningkatkan rantai persediaan (supply chain).

“Saya senang dapat menjalin hubungan yang semakin kuat dengan Indonesia di bidang supply chain bahan mineral. Pertemuan-pertemuan yang akan dilakukan oleh Menteri Ghani di sini akan membuka jalan untuk berbagai inisiatif baru dalam memaksimalkan investasi dua arah antara Inggris dan Indonesia, sesuai dengan komitmen yang kita buat bersama dalam Peta Jalan Kerjasama InggrisIndonesia,” ujar Owen Jenkins.

“Inggris juga memiliki keinginan yang kuat untuk mendukung rencana transisi energi Indonesia dan pertemuan-pertemuan selama kunjungan Menteri Ghani akan semakin mempercepat kerja sama di bidang ini,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia