Jumat, 15 Mei 2026

Kementan Segera Bentuk Gugus Tugas Hadapi El Nino

Penulis : Tri Listiyarini
23 Mei 2023 | 07:31 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Dok. Kementan)
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Dok. Kementan)

JAKARTA, investor.id –Kementerian Pertanian (Kementan) segera membentuk gugus tugas di tiap daerah dalam rangka menghadapi kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino. Keberadaan gugus tugas diharapkan memudahkan Kementan berkoordinasi dengan daerah dalam pelaksanaan intervensi dampak El Nino di lapangan. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino kemungkinan mulai terjadi sekitar Juni dan semakin intens pada Agustus tahun ini.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat rapat koordinasi bersama pejabat Kementan dan aparatur pemerintah daerah (pemda) melalui telekonferensi pada Senin (22/05/2023), mengatakan, gugus tugas berbasis wilayah penting untuk segera dibentuk.

Hal itu mengingat setiap wilayah membutuhkan penanganan yang berbeda. Terdapat wilayah berkategori hijau yang tidak terdampak sehingga produksi pangannya tidak terganggu, namun ada juga wilayah berkategori kuning dan merah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Untuk itu, setiap pemda harus jeli membaca kebutuhan wilayahnya.

“Saya meminta dibentuk gugus tugas di setiap wilayah. Kita semua harus duduk bersama merumuskan semuanya, dimulai dari pemetaan wilayah, konsep kelembagaan, hingga rencana aksinya,” kata Menteri Syahrul.

ADVERTISEMENT

Menurut Syahrul, manajemen air untuk kebutuhan pertanian menjadi titik krusial dalam menghadapi kemarau ekstrem akibat El Nino. Karena itu, setiap daerah diminta menampung air sehingga pada saat fenomena El Nino terjadi, ketersediaan untuk menanam utamanya komoditas padi bisa tercukupi. Kementan juga meminta daerah memerhatikan varietas yang digunakan dalam menghadapi El Nino, disarankan yang tahan kekeringan. Untuk pemupukan, daerah diharapkan dapat menerapkan metode pemupukan berimbang.

“Pengembangan pupuk organik harus dilakukan masif dengan tetap seimbang menggunakan pupuk kimia tidak lebih dari 50%,” tutur dia. Dalam menghadapi fenomena cuaca ekstrem El Nino, Menteri Syahrul meminta semua jajaran Kementan dan pemda bersiap untuk hal terburuk seraya tetap menjaga optimisme. “Kita bersiap dengan mengambil prediksi terjelek, tapi jangan sampai melemahkan kita,” tegas Syahrul.

Sebelumnya, merujuk prediksi BMKG, Kementan telah memitigasi dan memetakan wilayah-wilayah di Indonesia yang mengalami kekeringan, sementara peta dibuat untuk periode Mei-Juni 2023.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia