Menteri Teten: UMKM Berperan terhadap 97% Penciptaan Lapangan Kerja
JAKARTA, investor.id - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, perayaan Hari UMKM Nasional menjadi momen penting, karena kontribusi UMKM terhadap negara yang begitu besar. Sepanjang tahun 2022, UMKM telah menyumbang PDB sebesar 60%. UMKM juga yang menyediakan lapangan kerja hingga 97%.
"Di saat pandemi, UMKM pun menjadi penopang ekonomi negara di mana UMKM juga sendiri mengalami keterpurukan. Namun tetap bisa bertahan dan beradaptasi dengan kondisi yang ada," ucap Teten dalam pernyataan resmi yang diterima pada Rabu (14/6/2023).
Peran UMKM yang begitu penting tersebut mendorong Kemenkop UKM untuk dapat mewujudkan UMKM yang lebih dekat dengan teknologi dan digitalisasi, serta mampu memanfaatkan kreativitas untuk menghadapi tantangan di masa depan. Dia menegaskan, beberapa hal yang perlu dilakukan dalam mempersiapkan UMKM Masa Depan yang inovatif dan berbasis teknologi seperti mendorong UMKM onboarding digital, serta pemanfaatan e-commerce sebagai media pemasaran.
Hingga Desember 2022 UMKM yang telah onboarding digital sebanyak 3,1 juta UMKM merupakan hasil kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama dengan 26 kementerian/lembaga UMKM.
"Tak hanya itu, upaya selanjutnya dalam mengembangkan UMKM ke arah teknologi yang lebih maju adalah melakukan inovasi perluasan akses permodalan dengan skema KUR Klaster berbasis rantai pasok, dengan memberikan pembiayaan KUR kepada kelompok usaha dengan plafon hingga Rp 500 juta per orang," kata Teten .
Kemudian perluasan kemitraan UMKM dengan usaha besar/BUMN untuk mendorong industrialisasi berbasis bahan baku lokal, serta menjadi penggerak ekonomi dalam rantai nilai global (global value chain). Sebagaimana hasil monitoring dan evaluasi kemitraan strategis antara UKM dengan BUMN data per triwulan I- 2023, tercapai kemitraan sebanyak 5.022 UMKM dengan nilai kerja sama sebesar Rp 4,9 triliun.
"Namun memang jumlahnya masih kecil atau sekitar 7% UMKM yang telah masuk ke rantai pasok industri atau bermitra dengan usaha besar. Kami punya target, supaya jumlah ini terus diperbesar," tutur Teten.
Kemenkop UKM juga berupaya membuka akses pembiayaan kepada UMKM. Mengingat porsi kredit perbankan terhadap sektor mikro ini masih rendah yaitu sebesar 21% dibanding negara lain yang cukup jauh. Presiden Jokowi menargetkan paling tidak target perbankan bisa menyalurkan kredit ke UMKM hingga 30%.
“Hal ini yang perlu diupayakan. Kalau UMKM dipaksa harus menggunakan jaminan jelas UMKM tak punya aset. Maka perbankan diimbau mengadopsi pendekatan credit scoring yang jauh lebih efektif, jangan kalah dengan fintech. Credit scoring bagus untuk meminimalkan moral hazard," tutur Teten.
Dia melanjutkan, UMKM di masa depan harus mampu menghasilkan produk berkualitas terstandardisasi yang memperhatikan inovasi, desain, pengemasan produk, hingga kontinuitas produksinya. Pelaku UMKM harus memiliki sikap yang terbuka terhadap perbaikan kualitas produknya agar dapat berdaya saing di pasar lokal, domestik, atau luar negeri.
Hari UMKM Nasional
Pada kesempatan itu, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa pasca pandemi Covid-19, Surakarta aktif menggelar berbagai kegiatan untuk membangkitkan UMKM dari masa terpuruk.
"Setiap weekend Surakarta tak pernah putus event sampai Agustus. Kami juga memberikan berbagai fasilitas kepada UMKM mulai dari pendampingan, perizinan, NIB (Nomor Induk Berusaha), sertifikasi halal, dan lainnya. Saya juga setuju, sesuai arahan Menkop UKM, supaya ke depan bukan hanya UMKM sektor food and beverage (FnB) saja, tetapi juga ke sektor yang lain," kata Gibran.
Perayaan Hari UMKM Nasional Tahun 2023 di Surakarta, akan diselenggarakan di Lapangan Pamedan Mangkunegara, mulai 10-13 Agustus 2023. Puncaknya Hari UMKM Nasional akan digelar pada Sabtu, 12 Agustus 2023. Kegiatan tersebut juga akan melibatkan ratusan UMKM yang ada di berbagai daerah, serta partisipasi UMKM dari berbagai (K/L).
Editor: Thomas Harefa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






