Kinerja Keuangan 5 Tahun Terakhir Moncer, PTBA Raih Penghargaan
JAKARTA, investor.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND ID, meraih penghargaan dalam acara Malam Apresiasi Emiten yang digelar bersaman dengan Launching Indeks Tempo - Idnfinancials52 di Jakarta, Jumat (23/6).
Komisaris Utama Idnfinancials Harianto Solichin menyerahkan penghargaan secara langsung kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Farida Thamrin. Penghargaan ini diberikan karena portofolio kinerja keuangan yang meningkat dalam 5 tahun terakhir, hingga periode Maret 2023. PTBA menjadi konstituen Indeks Tempo - Idnfinancials52 dengan mendapatkan kategori Main Index, High Dividend, High Growth, dan High Market Capitalization.
"Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Keberhasilan perusahaan mencetak kinerja cemerlang tentu merupakan hasil kerja keras bersama dari seluruh stakeholder dan insan PTBA. Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus melanjutkan capaian positif," kata Farida Thamrin.
Malam Apresiasi Emiten dan Launching Indeks Tempo - Idnfinancials52 dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy, Komisaris Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hoesen, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK Antonius Hari, Direktur Utama Tempo Media Grup Arif Zulkifli, dan para perwakilan dari emiten.
Pada 2022, PTBA sukses mencatatkan sejarah tertinggi untuk kinerja keuangan dan operasional perusahaan. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 12,6 triliun atau meningkat 59 persen dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 7,9 triliun.
Pencapaian laba bersih didukung dengan pendapatan sebesar Rp 42,6 triliun atau tumbuh 46 persen dibandingkan 2021 yang sebesar Rp 29,3 triliun. Total aset perusahaan per 31 Desember 2022 sebesar Rp 45,4 tiriliun, atau 126 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 36,1 triliun.
Total produksi batu bara PTBA pada tahun 2022 mencapai 37,1 juta ton, meningkat 24 persen dibanding tahun 2021 yakni sebesar 30,0 juta ton. Sedangkan penjualan batu bara PTBA sampai dengan tahun 2022 sebanyak 31,7 juta ton, tumbuh 12 persen dibanding tahun 2021 yang sebesar 28,4 juta ton.
Sepanjang 2022, Perseroan mencatat penjualan ekspor PTBA sebesar 12,5 juta ton dan realisasi Domestic Market Obligation (DMO) tercatat sebesar 19,2 juta ton atau 119 persen dari realisasi tahun 2021 yang sebesar 16,1 juta ton.
Editor: Yurike Metriani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





