Jumat, 15 Mei 2026

Integrasikan UMKM dengan Industri

Penulis : Harso Kurniawan
3 Jul 2023 | 22:13 WIB
BAGIKAN
Pelatihan produksi olahan daging di Padomasan, Reban, Batang, Jateng, (1/7/2023), (ist)
Pelatihan produksi olahan daging di Padomasan, Reban, Batang, Jateng, (1/7/2023), (ist)

JAKARTA, Investor.id - Industrialisasi yang sedang berlangsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) harus berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas. Selain penyerapan tenaga kerja sektor formal, sektor informal seperti usaha kecil dan menengah (UMKM) harus terdampak dengan industrialisasi itu melalui integrasi dengan industri besar.

Demikian dikatakan oleh Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie. "Kuncinya adalah penguatan sektor informal dan mengintegrasikannya dengan kawasan industri", ujar Caswiyono Rusydie saat membuka pelatihan produksi olahan daging di Padomasan, Reban, Batang, Jateng, (1/7/2023), dikutip dari siaran pers, Senin (3/7/2023).

Sejalan dengan itu, dia menegaskan, Kementerian Ketenagakerjana melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang terus melakukan peningkatan kompetensi bagi pelaku UMKM. Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha dan pedagang makanan olahan di Batang agar produknya berdaya saing dan kayak dipasarkan ke kawasan industri" tandas putra asli Batang ini.

Menurut dia, pelatihan yang diselenggarakan bersama Komunitas Pedagang Hebat (KPH) Batang ini merupakan upaya untuk menggerakkan sektor informal yang mampu menopang industrialisasi.

ADVERTISEMENT

Dia menyebutkan, sektor informal menjadi penggerak penting ekonomi rakyat dan penyerap tenaga kerja terbesar. Selain harus diadvokasi untuk mendapatkan akses terhadap modal dan pasar, para pelaku UMKM perlu dibekali kompetensi yang memadai untuk mengelola usahanya.

Senada, Kepala BBPVP Semarang Heru Wibowo MM menyebutkan, pelatihan ini menyasar para ibu dan pedagang kecil yang menekuni kebutuhan pangan. Tujuannya agar kemampuan mereka bertambah, usahanya meningkat, dan ujungnya memajukan ekonomi masyarakat Kabupaten Batang.

“Tentunya, kami harapkan  pelaku UMKM di Batang makin mandiri, berdaya di tengah industrialisasi. Tidak hanya sekedar jadi penonton,” imbuh Heru Wibowo.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia