Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Software Keamanan RI Tembus Rp 411 Miliar

Penulis : Emanuel Kure
11 Jul 2023 | 09:00 WIB
BAGIKAN
Software-Ilustrasi. (IST)
Software-Ilustrasi. (IST)

JAKARTA, investor.id - Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memproyeksikan, nilai pasar perangkat lunak (software) sistem keamanan endpoint  di Tanah Air mencapai Rp 411 miliar pada 2023, tumbuh sekitar 11,7% dibandingkan tahun 2022 Rp 389 miliar. Pasar software keamanan dalam tren terus meningkat seiring dengan masih besarnya ancaman kejahatan dunia maya/siber.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan bahwa insiden serangan siber di Indonesia masih sangat besar pada 2022 walaupun turun 38,97%. Jumlah serangan kejahatan siber terdeketsi 976.429.996 tahun lalu dibandingkan tahun 2021 sebanyak 1,6 miliar serangan. Peningkatan pengawasan serta pemberian eduksi dan pedoman kepada lembaga, kementerian, dan kooporasi, menjadi kunci utama menekan serangan siber. 

Associate Market Analyst IDC Indonesia Sandika Putra mengatakan, software keamanan endpoint merupakan produk yang dirancang guna melindungi pengguna akhir secara fisik maupun virtual. Hal tersebut diperlukan terutama untuk perlindungan perangkat komputasi, seperti infrastruktur desktop virtual, server, beban kerja virtual, dan ponsel pintar (smartphone).

“Dengan mengimplementasikan perangkat lunak keamanan endpoint, perusahaan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan, deteksi dan respons endpoint (EDR), serta teknologi hardening yang kuat memainkan peran penting dalam mitigasi upaya serangan,” tutur Sandika kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (21/6/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, terdapat dua faktor pemicu meningkatnya adopsi sistem keamanan endpoint di Indonesia. Pertama, penerapan sistem kerja yang lebih fleksibel (work from everywhere).

Kedua, amanah Undang-Undang No 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP) yang mewajibkan organisasi/perusahaan untuk menerapkan langkah-langkah keamanan siber yang sesuai guna melindungi data pribadi dari akses yang tidak sah.

“Hal itu dilakukan untuk melindungi aset perusahaan seperti laptop dan handphone dari penggunaan yang tidak terkait dengan bisnis, sehingga keamanan dan integritas data perusahaan terjaga,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam konteks PDP, endpoint security, termasuk keamanan server, diperlukan karena punya peran sentral dalam melindungi server yang menyimpan data pribadi dari ancaman, kerentanan, dan akses yang tidak sah.

“Perusahaan yang patuh terhadap Undang-Undang PDP tidak hanya mengurangi risiko yang terkait, tetapi juga menjaga hak privasi individu. Hal ini juga akan mendorong adopsi endpoint security yang lebih luas guna memastikan kepatuhan terhadap aturan tersebut,” tutur Sandika.

Ancaman Siber

Sementara itu, berdasarkan survei Trust & Security IDC 2022, sebanyak 22% perusahaan di Indonesia khawatir kehilangan kekayaan intelektual yang mungkin terjadi akibat dari serangan keamanan siber yang semakin canggih.

Selain itu, penggunaan keamanan endpoint perusahaan mengalami pertumbuhan lebih kuat yang didorong oleh adopsi infrastruktur berbasis cloud dan praktik kerja yang makin mobile. Pasar keamanan endpoint modern di Indonesia pun meningkat 17,9% dalam setahun (year on year/YoY). Keamanan server juga semakin populer di Tanah Air dengan tingkat pertumbuhan 28,1% YoY.

Pentingnya keamanan endpoint perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Adopsi proses bisnis digital berbasis cloud menghadirkan risiko baru yang memerlukan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi data sensitif dan operasi penting.

“Posisi Indonesia sebagai salah satu salah satu negara dengan nilai belanja teratas dalam teknologi IoT di Asia-Pasifik (tidak termasuk Jepang, dan Tiongkok) menegaskan perlunya perlindungan endpoint yang diperkuat,” pungkas Sandika.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia