Jumat, 15 Mei 2026

Tiga Pengembang Rambah Bisnis Properti Perfilman

Penulis : Edo Rusyanto
11 Jul 2023 | 13:38 WIB
BAGIKAN
Maket KEK Lido, Jawa Barat
Maket KEK Lido, Jawa Barat

Jakarta, Investor.id- Tiga pengembang merambah ke lini bisnis properti penopang industri perfilman. Kini, terdapat tiga proyek yang tersebar di Batam, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bogor dengan pemanfaatan lahan seluas total 118 hektare (ha).

Mereka yang melirik bisnis properti penopang perfilman itu adalah PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (Jababeka Movieland), Sinar Mas Land (Nongsa D Town), serta PT MNC Land Tbk yang bersinergi dengan PT MNC Digital Entertainment Tbk (Movieland).

Menurut Founder dan Chairman Jababeka, Setyono Djuandi Darmono, Jababeka Movieland yang berdiri di atas lahan 35 ha hadir mengusung visi menyediakan semua fasilitas untuk kebutuhan industri film dan televisi Indonesia.

Peletakan batu pertama Jababeka Movieland pada 20 Agustus 2008, sedangkan peresmian beroperasinya fasilitas itu Sabtu, 8 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

Jababeka Movieland diharapkan bisa menjadi pusat industri film dan televisi terintegrasi yang menyediakan semua fasilitas program studi film, studio film dan taman tema perfilman, seperti di Universal Studios, Amerika Serikat (AS).

Dalam rentang 2008 hingga 2023, jelas Darmono, telah berdiri sejumlah bangunan dan fasilitas yang digunakan untuk kebutuhan shooting industri film Indonesia, seperti Apartemen Elvis dan Monroe, Hotel Ibis Style dan Sunerra Antero, cluster perumahan modern The Oscar dan Beverly Hills Pavilion Housing, area komersial Hollywood Junction, Ruko Rodeo Drive, Hollywood Plaza, Movie Boulevard, Ruko Hollywood Boulevard, dan Sekolah BPK Penabur.

“Sekarang Jababeka Movieland telah menjadi pilihan untuk kebutuhan industri film terlebih bagi para produser production house dalam pembuatan FTV (film televisi), layar lebar, sinetron, atau iklan. Jababeka Movieland menjadi tempat produksi film box office berjudul ‘Foxtrot Six’ yang telah tayang di bioskop Indonesia,” ujar Darmono.

Jababeka yang sepanjang Januari-Mei 2023 mencatat marketing sales Rp 1,2 triliun itu memiliki ekosistem yang sudah matang atau lengkap fasilitasnya. Saat ini, Kota Jababeka telah menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional yang berasal dari 30 negara dan UMKM.

Sementara itu, MNC Group melalui kolaborasi PT MNC Land Tbk dengan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menghadirkan Movieland di Kawasan Ekonomi Khusus Lido (KEK Lido), Bogor, Jawa Barat.

Movieland terletak di atas lahan seluas 21 ha dan direncanakan untuk menjadi kompleks studio yang paling terintegrasi di Asia Tenggara.

Fasilitas ini mencakup proses pembuatan film secara end-to-end, mulai dari praproduksi hingga pascaproduksi.

Valencia Tanoesoedibjo, direktur MNC Digital Entertainment, pernah mengatakan, perseroan siap mendukung industri perfilman Indonesia dengan Movieland.

Studio tersebut juga akan memiliki sound stage seluas 1.500m2, difasilitasi dengan tangki air dalam ruangan dan green screen, yang akan siap digunakan pada 2024. Selain itu, per Desember 2022, program-program terbaik MSIN program seperti “Cinta Alesha”, “Takut Gak Sih”, dan “Kesetiaan Janji Cinta” telah memulai produksi di Movieland.

“Sebagai bagian dari KEK Lido, Movieland terletak di atas tanah seluas 21 hektare, dan dilengkapi dengan beragam latar, mulai dari alam hingga fasad kota dan rumah hunian,” kata dia dalam keterbukaan informasi di laman idx.co.id.

Perseroan yakin Movieland akan sangat mendukung dalam meningkatkan kualitas konten dan sebagai peningkatan efisiensi dalam produksi melalui banyak koleksi backlot dan fasad mulai dari rumah, supermarket, sekolah, pemandangan alam hingga rumah sakit. Selain itu, fasilitas pascaproduksi di Movieland juga akan dilengkapi dengan teknologi canggih untuk memastikan kualitas pengalaman menonton terbaik untuk pemirsa di mana saja.

“Properti ini merupakan kompleks produksi konten terbesar dan terintegrasi di Asia Tenggara, yang didukung dengan teknologi canggih untuk kualitas pemrograman terbaik untuk melayani pemirsa dimanapun. Kami senang dengan fasilitas ini dan tidak sabar untuk menuai keuntungan dari investasi kami kedepannya,” tutur Valencia.

KEK Lido mulai beroperasi pada 31 Maret 2023. Pengoperasian diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, didampingi oleh Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

Untuk kedepannya, MSIN memiliki lebih banyak konten untuk diproduksi di fasilitas tersebut, terutama dengan tahap kedua yang selesai pada 2024. Selain itu, MSIN juga berencana agar Movieland terbuka untuk umum pada masa mendatang, yang memungkinkan para tamu untuk menyaksikan proses produksi melalui paket wisata.

Dorong Pariwisata

Sementara itu, SML bersama Citramas Group melahirkan konsorsium PT Citra Sinar Global untuk menggarap Nongsa D-Town, proyek mixed use development di Batam. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 62 ha itu diresmikan secara virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, 2 Maret 2021.

Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja, pernah mengatakan,  keberadaan Nongsa D-Town di kawasan eksklusif di pulau Batam akan menjadi destinasi generasi muda dalam membangun industri, kreativitas, dan konektivitas di bidang kreatif dan teknologi digital.

Studio film dan animasi Citramas Group yang bernama Infinite Studios merupakan cikal bakal hadirnya ekosistem kreatif di Nongsa, Batam. Perusahaan yang dimulai sejak 2004 ini merupakan studio animasi pertama dan terbesar di Indonesia dengan 400 pekerja animasi yang mengerjakan proyek bergengsi di skala internasional. Studio film menyusul kemudian pada 2013 untuk produksi film lokal dan internasional. Ekosistem teknologi dan kreatif yang dimulai oleh Infinite Studios tersebut terus berkembang hingga diresmikannya Nongsa D-Town.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno, saat meresmikan Jababeka Movieland, mengapresiasi Jababeka yang sudah membangun Movieland sejak belasan tahun lalu. Jababeka Movieland dilengkapi ekosistem fasilitas pendukung demi meningkatkan industri film di Indonesia, sejalan dengan program kemitraan lintas sektor Kemenparekraf RI dalam penyediaan tempat atau set latar film.
Sandiaga berharap Jababeka segera berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan unsur perfilman terkait agar kawasan ini bisa berkembang hingga memberikan dampak positif bagi kemajuan industri film dan televisi di Indonesia.

“Jababeka Movieland saya resmikan menjadi pusat industri perfilman dan destinasi wisata baru dengan basis perfilman serta industri kreatif termasuk 2.000 factory outlet di dalamnya," kata Sandiaga, Sabtu (8/7/2023).

Jababeka Movieland merupakan kawasan industri film dan televisi yang akan dikembangkan Jababeka di atas lahan seluas 35 hektare dengan visi menyediakan fasilitas untuk kebutuhan industri film dan televisi Indonesia.
 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia