Jika MIND ID Mundur, Divestasi Vale Bisa Kembali Lewat Bursa
JAKARTA, investor.id - Kepastian divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ditentukan sekitar dua pekan lagi atau tepatnya pada akhir Juli. Diharapkan, Vale dan MIND ID mencapai kata sepakat terkait divestasi tersebut. Bila negoisasi divestasi menemui jalan buntu, pelepasan saham melalui bursa efek menjadi pilihan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pelepasan saham Vale Indonesia melalui bursa sudah pernah terjadi pada 1990. Kala itu, pemerintah memutuskan tidak membeli saham perusahaan. Pemerintah pun meminta Vale Indonesia melakukan penawaran saham melalui bursa, serta menyatakan pelepasan saham kala itu sebesar 20,49% sebagai bagian dari pemenuhan divestasi.
"Kalau MIND ID enggak membeli (saham Vale), ya mungkin kejadiannya seperti dulu lagi dilepas ke bursa," kata Arifin saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Arifin menuturkan, MIND ID dan Vale Indonesia masih memiliki waktu untuk melakukan negoisasi. Dia mengungkapkan, MIND ID menyatakan minat mengakuisisi 11% saham Vale tersebut serta menginginkan hak pengendali operasional dan konsolidasi finansial. Sedangkan Vale menawarkan pelepasan saham lebih dari 11% dan tetap menginginkan hak pengendali. Menurutnya yang memegang hak pengendali harus berdasarkan kesepakatan para pemegang saham.
Baca Juga:
Divestasi Vale Bisa Mengacu ke Freeport"Ini kan semuanya ada pemegang saham. Nah, baiknya kan dalam hal itu harus disepakati bagaimana pengambilan suaranya. Betul gak? Kan, untuk kebaikan," tuturnya.
Pelepasan saham melalui divestasi sebesar 51% merupakan amanat Undang-Undang Minerba. Pemenuhan kewajiban divestasi menjadi syarat pemberian perpanjangan operasi. Divestasi dilakukan secara bertahap dan ditawarkan secara berjenjang mulai pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan badan usaha swasta.
Divestasi Vale kali pertama pada 1990 dengan melepas 20,49% saham ke publik. Divestasi berikutnya pada 2014 dengan melepas 20% saham sehingga kepemilikan saham peserta nasional sebesar 40%. Kini Vale harus melepas 11% sahamnya sehingga total menjadi 51%.
Adapun komposisi saham Vale Indonesia saat ini dimiliki Vale Canada Limited sebesar 43,79%, MIND ID sebanyak 20%, Sumitomo Metal Mining Co Ltd sebesar 15,03%, dan publik sebanyak 20,49%.
Editor: Euis Rita Hartati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler






