Jumat, 15 Mei 2026

Jika MIND ID Mundur, Divestasi Vale Bisa Kembali Lewat Bursa

Penulis : Rangga Prakoso
15 Jul 2023 | 07:15 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id  - Kepastian divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ditentukan sekitar dua pekan lagi atau tepatnya pada akhir Juli. Diharapkan, Vale dan MIND ID mencapai kata sepakat terkait divestasi tersebut. Bila negoisasi divestasi menemui jalan buntu, pelepasan saham melalui bursa efek menjadi pilihan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pelepasan saham Vale Indonesia melalui bursa sudah pernah terjadi pada 1990. Kala itu, pemerintah memutuskan tidak membeli saham perusahaan. Pemerintah pun meminta Vale Indonesia melakukan penawaran saham melalui bursa, serta menyatakan pelepasan saham kala itu sebesar 20,49% sebagai bagian dari pemenuhan divestasi.

"Kalau MIND ID enggak membeli (saham Vale), ya mungkin kejadiannya seperti dulu lagi dilepas ke bursa," kata Arifin saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/7/2023).

ADVERTISEMENT

Arifin menuturkan, MIND ID dan Vale Indonesia masih memiliki waktu untuk melakukan negoisasi. Dia mengungkapkan, MIND ID menyatakan minat mengakuisisi 11% saham Vale tersebut serta menginginkan hak pengendali operasional dan konsolidasi finansial. Sedangkan Vale menawarkan pelepasan saham lebih dari 11% dan tetap menginginkan hak pengendali. Menurutnya yang memegang hak pengendali harus berdasarkan kesepakatan para pemegang saham.

"Ini kan semuanya ada pemegang saham. Nah, baiknya kan dalam hal itu harus disepakati bagaimana pengambilan suaranya. Betul gak? Kan, untuk kebaikan," tuturnya.

Pelepasan saham melalui divestasi sebesar 51% merupakan amanat Undang-Undang Minerba. Pemenuhan kewajiban divestasi menjadi syarat pemberian perpanjangan operasi. Divestasi dilakukan secara bertahap dan ditawarkan secara berjenjang mulai pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan badan usaha swasta.

Divestasi Vale kali pertama pada 1990 dengan melepas 20,49% saham ke publik. Divestasi berikutnya pada 2014 dengan melepas 20% saham sehingga kepemilikan saham peserta nasional sebesar 40%. Kini Vale harus melepas 11% sahamnya sehingga total menjadi 51%.

Adapun komposisi saham Vale Indonesia saat ini dimiliki Vale Canada Limited sebesar 43,79%, MIND ID sebanyak 20%, Sumitomo Metal Mining Co Ltd sebesar 15,03%, dan publik sebanyak 20,49%. 

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 40 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 50 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia