Bisnis FMC Telkomsel Memperkuat Layanan IndiHome
DENPASAR-BALI, investor.id - Keputusan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk mengintegrasikan layanan bisnis gabungan seluler dan kabel serat optik (fixed mobile convergence/FMC) ke anak usaha Telkomsel makin memperkuat layanan kabel IndiHome. Terkini, Telkomsel telah meluncurkan Telkomsel One yang merupakan produk layanan FMC pertamanya.
“Jadi, jangan salah paham. Integrasi layanan bisnis IndiHome ke Telkomsel justru membuat banyak pilihan paket langganan bagi pelanggan, baik seluler dan fixed broadband (kabel). IndiHome tetap IndiHome, masih tetap ada,” tegas Vice President Home Broadband and FMC Concumer Marketing Telkomsel Dedi Suherman, dalam Media Update Telkomsel di Bali, Rabu (26/7/2023).
Dia menjelaskan, produk Telkomsel One yang diluncurkan Jumat (21/7/2023) pekan lalu makin memperkuat posisi layanan IndoHome. Kini, layanan IndiHome pun menjadi bagian dari berbagai pilihan paket unggulan Telkomsel yang customer centric sesuai kebutuhan pelanggan.
Dalam Telkomsel One, terdapat Paket Complete yang mencakup layanan IndiHome, Orbit, dan Kuota Keluarga (paket mobile). Kemudian, Paket Dynamic yang mencakup layanan IndiHome dan Kuota Keluarga (paket mobile).
Terakhir, Paket Easy yang mencakup layanan Orbit dan Kuota Keluarga (paket mobile). Paket Telkomsel One kini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat di 501 kabupaten/kota wilayah di Indonesia.
“Pada paket Telkomsel One, paket Easy, Dynamic, dan Complete, tersedia dari harga termurah ke mahal, dengan perbedaan kompleksitas, besaran paket giga byte, dan harga. Dengan begitu, Telkomsel lebih memperkaya user case pelanggan, tidak hanya konektivitas tapi juga solusi dan experience,” imbuhnya.
Senior Vice President Consumer Sales Operations Telkomsel Gilang Prasetya menyampaikan, penggabungan layanan bisnis IndiHome ke Telkomsel akan memberikan manfaat nilai lebih dalam produk FMC di bawah payung Telkomsel.
“Jadi, IndiHome tetap mempertahankan semua sales channel existing dan diperkuat dengan keunggulan channel asset dari Telkomsel,” tutur Gilang.
Tak Ada PHK
Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono menambahkan, walau peluncuran Telkomsel One baru dilakukan pada Jumat pekan lalu, persiapannya telah dilakukan sejak lama yang dimulai dari proses penggabungan IndiHome menjadi bagian dari bisnis Telkomsel.
“Telah dan akan terjadi efisiensi dan efektifivitas bisnis dari spin off IndiHome dari Telkom dan digabungkan ke Telkomsel. Kita juga nggak ada lay off (pengurangan karyawan) Telkomsel,”tutur Saki.
Sebanyak 750-an karyawan dari IndiHome yang sebelumnya menjadi bagian dari Telkom pun telah diintergasikan menjadi karyawan Telkomsel. Sekitar 80% di antaranya bekerja di daerah (region) di mana bisnis Telkomsel beroperasi di Tanah Air.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


