Mendag: Sistem ASEAN Tariff Finder Tunjukkan Kemajuan, Siap Dilansir
JAKARTA, Investor.id – Pengintegrasian Sistem ASEAN Tariff Finder sebagai fasilitas yang akan membantu pelaku bisnis di ASEAN untuk mencari informasi tarif, disebutkan terus mengalami progres yang baik ke arah implementasi.
Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dalam Pertemuan ke-37 Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) dengan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area/AFTA Council), atau 37th AEM-AFTA Council Meeting, Sabtu (19/8/2023) di Semarang, Jawa Tengah.
“Para menteri (ASEAN) telah mengakui "ASEAN Tariff Finder". Fasilitas ini membantu pelaku bisnis di ASEAN untuk mencari informasi tentang tarif perdagangan. Ini yang sudah kita selesaikan. Kami akan meresmikan nanti sore,” kata Zulhas seperti dilansir Antara.
“Para menteri tadi menerima laporan perkembangan implementasi Perdagangan Barang ASEAN dan perundingan peningkatan komitmennya. Selain itu, para menteri juga menyambut pengembangan dari platform ASEAN Tariff Finder, yaitu fasilitas untuk pelaku usaha ASEAN mencari informasi tarif. Hal-hal itu yang kita selesaikan pagi ini,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Berbicara usai menghadiri AFTA Council Meeting sebagai bagian dari 55th ASEAN Economic Ministers Meeting di Semarang, Jawa Tengah, Zulhas mengatakan bahwa fasilitas ini akan membantu pelaku bisnis di kawasan Asia Tenggara untuk mendapatkan informasi tarif yang akurat dan terbaru dalam satu portal.
Penggunaan ASEAN Tariff Finder diharapkan dapat membantu pelaku bisnis dalam menyusun rencana bisnis dan strategi ekspor-impor, serta mengurangi risiko akibat kurangnya informasi perdagangan dan bea cukai.
Selanjutnya, Zulhas menyatakan bahwa para menteri ekonomi ASEAN akan meluncurkan "New ASEAN Tariff Finder" dalam pertemuan Dewan Menteri Ekonomi ASEAN ke-55.
Mendag juga menyampaikan, untuk mewujudkan peran aktif ASEAN, semua negara anggota harus bekerja bersama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi kawasan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Untuk itu, menurutnya, Pertemuan ke-37 AEM-AFTA Council menjadi sarana yang tepat untuk menyampaikan pesan tersebut.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat perekonomian dan perdagangan intra-ASEAN. Saya harap kita dapat berkolaborasi, mengutamakan semangat kebersamaan, serta memberikan arahan yang jelas serta menyusun solusi nyata dan konkret,” kata Mendag.
Pertemuan ke-37 AEM-AFTA Council ini dihadiri negara-negara anggota ASEAN. Hadir pula Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dan Deputi Sekretaris Jenderal untuk Masyarakat Ekonomi ASEAN Satvinder Singh. Turut hadir Menteri Perdagangan dan Industri Timor-Leste Filipus Nino Pereira mewakili Timor-Leste sebagai negara pengamat di ASEAN.
“Kami telah mengamati dan mencatat komitmen ASEAN untuk mengatasi tantangan-tantangan pemulihan pascapandemi Covid-19. Kami memantapkan komitmen untuk integrasi ekonomi dan liberalisasi perdagangan sambil mempromosikan inklusivitas melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah, kewirausahaan perempuan, dan masyarakat termarjinalkan untuk pengembangan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” kata Menteri Filipus Nino.
Selanjutnya Zulkifli Hasan mengatakan, salah satu hal yang dibahas dalam Pertemuan ke-37 AEM AFTA Council adalah laporan perkembangan implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Agreement/AFTA).
Selain itu, setelah pertemuan AFTA, Zulhas juga melakukan pertemuan bilateral dengan Singapura. Indonesia dan Singapura sepakat untuk membentuk kelompok kerja untuk pertemuan tingkat menteri perdagangan tahunan antara kedua negara, mengingat volume perdagangan yang cukup besar antara keduanya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






