Jumat, 15 Mei 2026

Menhub: Bandara APT Pranoto  Samarinda Jadi Penyangga IKN

Penulis : Amrozi Amenan
21 Aug 2023 | 09:19 WIB
BAGIKAN
Bandara APT Pranoto  Samarinda . Foto:Kemenhub
Bandara APT Pranoto Samarinda . Foto:Kemenhub

JAKARTA, investor.id–Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan keberlangsungan jangka panjang eksistensi Bandara APT Pranoto di Samarinda, Kalimantan Timur, yang sangat strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). Untuk itu, upaya restrukturisasi bandara terus dilakukan.

“Bandara APT Pranoto sangat strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kalau di Bandara IKN terkendala, bisa dialihkan ke bandara ini atau ke Balikpapan,” kata Menhub dalam pernyataan resminya usai mengunjungi Bandara APT Pranoto di Samarinda, Kaltim, Sabtu (19/08/2023).

Menhub mengatakan, dalam lima tahun terakhir telah melakukan evaluasi dan upaya restrukturisasi Bandara APT Pranoto.

“Kami melibatkan para akademisi dari ITB dan UGM untuk mengkajinya bersama-sama,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Menhub mengungkapkan, pengalaman membangun infrastruktur Bandara APT Pranoto di Samarinda, yang memiliki kondisi tanah yang labil. Melalui berbagai kajian dan upaya restrukturisasi yang dilakukan, ia memastikan akan meminimalkan dana yang dibutuhkan untuk perbaikan-perbaikan di tengah kondisi tanah yang labil.

“Kami telah belajar tentang ilmu tanah di sini, dan menjadi suatu pelajaran yang baik apabila kita ingin membangun infrastruktur, seperti bandara di kondisi tanah yang labil seperti ini,” ungkap Menhub.

Sebagai informasi, Bandara APT Pranoto memiliki panjang runway 2.250 m x 45 m dan gedung terminal seluas 12.700 m2. Bandara ini dapat didarati pesawat jenis Boeing 737-900 ER dan bisa menampung hingga 1 juta pergerakan penumpang setahun.

Saat ini tengah dilakukan beberapa pekerjaan diantaranya sistem drainase bandar udara, sistem perkerasan (pavement) taxiway dan apron, termasuk rekonstruksi dan peningkatan runway. Kemudian pemenuhan aspek keselamatan sisi udara dan peningkatan layanan sisi darat.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Bandara Very Very Important Person (VVIP) IKN bisa dioperasikan pada 17 Agustus 2024. Menhub terus mendorong percepatan pembangunan Bandara VVIP, baik dari sisi udara maupun sisi darat.

"Saat ini tengah dilaksanakan proses persiapan pembangunan bandara, yang merujuk pada desain runway dan terminal karya anak bangsa. Kita harapkan apa yang kita bangun ini akan dapat digunakan pada saat 17 Agustus 2024," ujar Menhub baru-baru ini.

Menhub menyebut, desain bandara VVIP akan menunjukkan ciri khas budaya Kalimantan. Di samping itu, bandara juga akan berkonsep ramah lingkungan atau green airport serta memperhatikan sisi estetika.

"Kita akan memberikan satu upaya yang terbaik agar arsitektur dari sini tampak budaya dari Kalimantan, dan jangan lupa konsepnya green airport," lanjut Menhub.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia