Diversifikasi Pangan Lokal Harus Digalakkan
13 Okt 2023 | 10:00 WIB
JAKARTA, investor.id– Pola konsumsi masyarakat Indonesia secara umum sudah cukup beragam, namun masih didominasi oleh kelompok padi- padian terutama beras dan gandum (terigu) yang notabene sebagian besar berasal dari impor. Karenanya, diperlukan gerakan untuk kembali menggalakkan diversifikasi pangan lokal sumber karbohidrat pengganti beras, seperti ubi kayu, jagung, sagu, dan kentang.
Pola konsumsi pangan masyarakat Indonesia tercermin dari capaian skor Pola Pangan Harapan (PPH) dimana semakin tinggi skor PPH, konsumsi pangan semakin beragam dan bergizi seimbang, dengan skor PPH ideal 100. Mengutip data Roadmap Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Nonberas 2020-2024 yang dikeluarkan Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas), pada 2019 indeks PPH sebesar 90,8, pada 2023 ditargetkan sebesar 94.0 dan pada 2024 sebesar 95,2.

