Jumat, 15 Mei 2026

Kemenhub Upayakan Bandara Raja Haji Abdullah Bisa Didarati Pesawat Besar

Penulis : Heru Febrianto
8 Feb 2024 | 19:42 WIB
BAGIKAN
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Bandara Raja Haji Abdullah di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (8/2). Dok. Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Bandara Raja Haji Abdullah di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (8/2). Dok. Kemenhub

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengupayakan agar Bandara Raja Haji Abdullah di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, dapat didarati pesawat berbadan besar seperti jenis Boeing 737. Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengunjungi bandara tersebut, Kamis (8/2).

Menhub menambahkan dengan adanya penerbangan yang menggunakan pesawat lebih besar, masyarakat akan lebih mudah mencapai Tanjung Balai Karimun sehingga mendorong pariwisata dan industri di daerah ini.

“Kita mengupayakan pesawat Boeing 737 akan bisa landing di sini. Supaya industri dan pariwisata tambah maju. Ini perintah Presiden pulau terluar harus dilaksanakan pembangunan,” kata Budi Karya dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Kamis (08/02/2024).

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan Kemenhub terus melakukan pembangunan dan perpanjangan landasan pacu (runway) bandara Raja Haji Abdullah. Targetnya tahun ini runway dapat mencapai panjang 2.000 meter. Menhub optimis pembebasan lahan dan perpanjangan runway akan dapat diselesaikan sehingga target panjang runway dapat tercapai. Bila hal tersebut terwujud, maka Bandara Raja Haji Abdullah dapat didarati pesawat jenis Boeing 737.

“Kita sudah selesaikan selama beberapa tahun menjadi 1.800 meter. Tahun ini nanti akan kita perpanjang menjadi 2.000 meter,” paparnya.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan apresiasinya kepada Kementerian Perhubungan atas pembangunan bandara ini. Menurutnya masyarakat telah menantikan langsung penerbangan dari kota-kota besar ke Tanjung Balai Karimun.

“Luar biasa saya apresiasi kepada Kementerian Perhubungan dan ini memang yang dinanti masyarakat sudah puluhan tahun, ada penerbangan langsung ke Kepulauan Karimun. Selain itu sebagai pulau terdepan, kawasan ini juga masif dengan investasi terutama industri dan pariwisata. Mudah-mudahan ini bisa segera terealisasi,” katanya.

Sebagai informasi, Tanjung Balai Karimun adalah daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Akibatnya diperlukan pengembangan fasilitas dan operasional guna mewujudkan daerah perbatasan sebagai beranda terdepan dalam memperkuat NKRI, salah satunya Bandara Raja Haji Abdullah yang memerlukan peningkatan konektivitas. Pengembangan bandara ini oleh pemerintah adalah langkah nyata mewujudkan hal tersebut.

Saat ini Bandara Raja Haji Abdullah memiliki luas terminal 770 m2, panjang runway 1.800 x 30 m dan dapat didarati pesawat ATR 72.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia