Jumat, 15 Mei 2026

Harga Beras di Lamongan Mahal dan Langka

Penulis : Triwi Yoga Margiono
19 Feb 2024 | 19:27 WIB
BAGIKAN
Stok beras di pasar tradisional Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, pada Senin (19/2/2024). (B-Universe Photo/Triwi Yoga Margiono)
Stok beras di pasar tradisional Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, pada Senin (19/2/2024). (B-Universe Photo/Triwi Yoga Margiono)

LAMONGAN, investor.id – Harga beras di Lamongan, Jawa Timur, masih bertahan di angka Rp 17.000/kg hingga Rp 18.000/kg untuk kualitas premium. Selain mahal, stok beras di pasaran juga masih mengalami kelangkaan.

Berdasarkan pantauan B-Universe, kelangkaan dan kenaikan harga beras ini dipicu musim panen yang mundur dan faktor cuaca. Pedagang dan pembeli di wilayah Lamongan pun mengeluhkan kenaikan tersebut.

Di pasar tradisional Sidoharjo, Kecamatan Lamongan misalnya, harga beras premium di pasar sebesar Rp 17.000/kg hingga Rp 18.000/kg. Sementara untuk beras semi premium berkisar di harga Rp 16.000/kg. Kemudian beras kualitas medium di harga Rp 14.000/kg hingga Rp 14.500/kg.

ADVERTISEMENT

Selain kenaikan harga yang signifikan, beras dengan kualitas premium juga mengalami kelangkaan di pasaran. Hal ini tidak sesuai dengan data yang ada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan yang mengatur harga beras di Pasaran dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

Data yang dihimpun dari Disperindag per 13 Februari menyebutkan HET untuk beras premium di angka Rp 15.000, beras medium Rp 13.500 sampai Rp 14.000.

Untuk itu, pada Senin (19/2/2024), Disperindag bakal menggelar pasar murah yang diskemakan untuk menurunkan harga beras dan kelangkaan beras di pasar. Sebanyak 2 ton beras sudah disiapkan untuk pasar murah tersebut.

Pasar murah ini sudah dijadwalkan akan di gelar di Pasar Tradisional Babat, Kecamatan Babat dan Pasar Tradisional Belimbing di Kecamatan Paciran. Selanjutnya akan terus digelar di berbagai pasar tradisional di Lamongan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia