Jumat, 15 Mei 2026

Petani Libur Panen saat Pemilu, Harga Cabai di Banyumas Meroket ke Rp 100.000/kg

Penulis : Dian Aprilia
19 Feb 2024 | 20:18 WIB
BAGIKAN
Rodiyah (62) menunggu pembeli di lapak sembako miliknya, di Pasar Wage Purwokerto, Senin (19/02/2024). Pedagang mengeluhkan stok harga cabai keriting merah yang terus naik hingga mencapai Rp 100.000 per kilo. (B-Universe Photo/Dian Aprilia)
Rodiyah (62) menunggu pembeli di lapak sembako miliknya, di Pasar Wage Purwokerto, Senin (19/02/2024). Pedagang mengeluhkan stok harga cabai keriting merah yang terus naik hingga mencapai Rp 100.000 per kilo. (B-Universe Photo/Dian Aprilia)

BANYUMAS, investor.id – Harga cabai di Pasar Tradisional Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus mengalami kenaikan usai gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Kenaikan harga cabai dipicu minimnya stok di pasaran.

Berdasarkan pantauan B-Universe di Pasar Wage Purwokerto pada Senin (19/2/2024), komoditas cabai keriting dan cabai rawit merah mengalami kenaikan harga hingga 50%.

“Naik habis pemilu, tiap hari harganya naik terus. Mungkin gara-gara pemilihan, petani-petani libur panen, akhirnya pasokan barang sedikit. Bahkan hari pertama setelah pemilu, cabe gak ada di pasar,” kata Andit (30) salah seorang pedagang cabai di Pasar Wage.

ADVERTISEMENT

Jika dirinci, harga cabai keriting yang semula di harga eceran Rp 60.000/kg kini tembus di angka Rp 90.000/kg sampai Rp 100.000/kg. Sedangkan untuk cabai rawit merah yang semula Rp 40.000/kg, kini telah mencapai Rp 70.000/kg. Sedangkan untuk bawang merah cukup stabil di harga Rp 35.000/kg.

“Kalau untuk sayuran yang naik caisim sebelumnya Rp 4.000 naik jadi Rp 12.000,” ujar Andit.

Senada dengan hal itu, Rodiyah (62), pedagang di Pasar Wage, mengeluhkan minimnya stok cabe di pasar. “Kalau harga naik, yang beli justru banyak, tapi stoknya malah sedikit. Paling cuma ada 4-6 kilo,” imbuh Rodiyah.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia