Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Dinilai Kurang Serius Urus Pariwisata

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani memberikan penjelasan mengenai polemik pajak hiburan, usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenkomarves, Jakarta, Jumat (26/1/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani memberikan penjelasan mengenai polemik pajak hiburan, usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenkomarves, Jakarta, Jumat (26/1/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Leonard AL Cahyoputra
23 Feb 2024 | 14:00 WIB
Active
Active
Active

JAKARTA, Investor.id -Pemerintah dipandang kurang serius menangani pariwisata Indonesia, yang masih kalah dengan negara lain di Asean. Hal ini terlihat dari penaikan pajak hiburan dan keberadaan online travel agent (OTA) asing yang meresahkan.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, jumlah hotel di Indonesia kurang lebih ada sekitar 40 ribuan unit dengan jumlah kamar sekitar 800 ribu unit. Dari sisi infrastruktur, Indonesia memiliki akomadasi yang cukup untuk menyambut wisatawan mancanegara (Wisman). Sayangnya, Indonesia kalah bersaing dengan sesama negara Asean seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura dan harus puas berada di posisi keempat.

Premium Content Blocker

Akses konten premium dari
Investor.ID dengan cara bergabung bersama kami



Logo Premium Content

Frequently Asked Questions (FAQ)


Premium content adalah artikel-artikel pilihan yang diolah dengan pendekatan jurnalisme berkualitas dan bertanggungjawab. Ditulis jurnalis-jurnalis berkompeten yang didasari informasi yang benar, baik, dan bermanfaat. Jurnalis berkompeten melakukan kurasi informasi-informasi agar pembaca mendapat wawasan dan pengetahuan yang lebih luas.

Berita-berita di Koran Investor Daily adalah premium content. Pada premium content ini, untuk memudahkan pembaca menikmati content berita Investor Daily. Ini adalah experience baru dalam membaca content-content ala Jurnalisme Media Cetak.

Anda hanya melakukan regristrasi dengan email atau no HP Anda. Lalu Anda akan mendapatkan akun untuk lebih mudah mengakses setiap hari. Kami menyediakan pengalaman membaca secara gratis.

Anda tidak hanya akan mendapatkan kenyamanan membaca karena tidak ada iklan mengganggu, namun akan mendapatkan perspektif yang berbeda mengenai isu atau tema tertentu. Anda juga akan mendapatkan pemahaman lebih komperhensif dalam sekali baca.

Premium content adalah bagian terintegrasi dari investor.id. Premium content adalah sajian baru yang merupakan mirroring artikel-artikel koran Investor Daily sehingga memudahkan dalam membaca artikel-artikel berkualitas. Investor.id juga tetap menyajikan artikel-artikel update seputar investasi, bursa pasar modal, ekonomi dan bisnis secara gratis.

Mengakses premium content dan epaper Investor Daily bersifat eksklusif. Anda akan mendapatkan premium content secara private. Sehingga, satu akun hanya bisa dinikmati satu user.

Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia