RI Datangkan 250 Ribu Ton Beras dari Kamboja
9 Mar 2024 | 08:00 WIB
JAKARTA, investor.id–Pemerintah segera memasukkan 250 ribu ton beras dari Kamboja guna meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog. Stok di BUMN itu harus terus ditambah, mengingat Indonesia pada Maret-April ini memasuki periode Puasa-Lebaran yang biasanya permintaan beras meningkat. Per 7 Maret 2024, total stok beras yang dikuasai Bulog mencapai 1.146.444 ton, terdiri atas CBP sekitar 1.131.885 ton dan komersial 14.559 ton.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, peningkatan stok CBP di Bulog dilakukan dari impor maupun dari dalam negeri. Per 7 Maret 2024, realisasi pengadaan Bulog dari dalam negeri 18.344 ton dan luar negeri 614.707 ton. Mengingat bulan ini memasuki Puasa, pemerintah memutuskan untuk mempercepat realisasi impor, di antaranya dengan memprioritaskan sandar dan bongkar muat kapal pengangkut beras dari luar negeri.

