Jumat, 15 Mei 2026

Tiket Pesawat Mahal, Begini Respon Pengelola Bandara Soekarno-Hatta

Penulis : Wahroni
21 Mar 2024 | 20:30 WIB
BAGIKAN
Calon penumpang berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (21/3/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc)
Calon penumpang berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (21/3/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc)

TANGERANG, investo.idExecutive General Manager of Soekarno-Hatta International Airport, Dwi Ananda Wicaksana menyebut salah satu penyebab meroketnya harga tiket karena kurangnya ketersediaan pesawat dari pihak maskapai.

“Sebenarnya sekarang itu permintaan atau demand tiket pesawat sedang tinggi, tapi jumlah pesawatnya yang malah belum bisa memenuhi 100% permintaan masyarakat,” kata Dwi, Kamis (21/3/2024).

Pihak bandara sendiri tidak ikut campur dengan penentuan harga tiket pesawat yang dijual oleh maskapai. Dwi mengatakan, pihaknya hanya bertugas sebagai pengelola layanan penerbangan untuk masyarakat.

ADVERTISEMENT

Sementara regulasi penetapan harga tiket penerbangan telah diatur Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dengan menetapkan ambang batas atas harga. Kendati demikian, apabila pihak pengelola bandara mengetahui maskapai penerbangan yang menjual tiket melampaui harga batas tertinggi, maka temuan itu akan dilaporkan kepada pemerintah.

Tiket Pesawat Mahal, Begini Respon Pengelola Bandara Soekarno-Hatta
Executive General Manager of Soekarno-Hatta International Airport, Dwi Ananda Wicaksana (tengah), pada Kamis (21/3/2024). (B-Universe Photo/Wahroni)

Nah yang diminta kepada pihak bandara untuk ikut memonitor adalah ketika terjadi pelanggaran terhadap harga yang melebihi batas atas, baru kami akan laporkan kepada kementerian dan tentunya akan dilakukan sanksi-sanksi dan peringatan terhadap maskapai terkait,” ucap Dwi.

Dwi menerangkan, meroketnya harga tiket pesawat tidak mempengaruhi jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Ia yakin tingkat keterisian pesawat akan tetap tinggi pada momen arus mudik dan arus balik Lebaran 2024 mendatang.

“Kalau melihat penerbangan domestik sekarang, mau setinggi apapun kenaikan harga tiket, saya yakin okupansi pesawatnya masih tetap akan tinggi. Jadi tidak ada berdampak, misalnya pergerakan penumpangnya malah jadi low atau turun, itu tidak terjadi,” pungkas Dwi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia