PIS Sosialisasikan Transisi Energi di Desa Nelayan
JAKARTA, Investor.id - PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali melanjutkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) “BerSeanergi untuk Laut” yang salah satunya tujuannya untuk menekan dampak pemanasan global. Kali ini, kegiatan itu berlangsung di Desa Kelan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Kegiatan kali ini berkolaborasi dengan Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Pusat PIS dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi, pekan lalu.
Rangkaian kegiatan ini antara lain pembekalan keterampilan pengolahan barang bekas, penanaman 200 bibit mangrove, dan sea trial kapal nelayan bertenaga listrik dengan basis baterai serta pembangunan sarana sanitasi.
Corporate Secretary PIS Muh. Aryomekka Firdaus menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan andil di kegiatan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut yang berperan krusial sebagai penyerap karbon.
“Desa Kelan kami pilih, karena merupakan salah satu desa nelayan di Bali. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kepedulian PIS terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia,” jelas Aryomekka dalam keterangan resmi, dikutip Senin (6/5/2024).
Desa Kelan, kata dia, menjadi salah satu desa untuk uji coba penggunaan kapal bertenaga listrik berbasis baterai oleh PIS untuk mendukung penggunaan kapal nelayan yang lebih ramah lingkungan.
“Semoga kegiatan ini bisa berjalan secara berkelanjutan agar dapat memberikan dampak yang lebih banyak kepada penerima manfaat, bukan hanya menjaga ekosisistem pesisir laut, namun juga menciptakan kesadaran akan pentingnya transisi energi untuk menghadapi isu perubahan iklim,” tambah Aryomekka.
Ketua KUB Tanjung Sari Desa Kelan I Nyoman Kariana berterima kasih atas bantuan yang diberikan PIS di Desa Kelan ini. Harapannya, program ini dapat berkelanjutan dan direplikasi di tempat lain.
Inisiatif “BerSEAnergi untuk Laut" yang merupakan bentuk TJSL PIS yang terintegrasi dan bertujuan mendukung kelestarian laut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Program ini mencakup kegiatan literasi, pemberdayaan dan peningkatan kesehatan masyarakat pesisir, coastal clean up, hingga konservasi biota dan ekosistem laut seperti mangrove, terumbu karang dan hiu paus. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's) poin empat terkait pendidikan dan poin 14 menjaga ekosistem laut.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






