Kamis, 14 Mei 2026

Mentan Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia 

Penulis : Wawan Kurniawan
15 Aug 2024 | 14:31 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat menghadiri rangkaian kegiatan HUT RI di Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Mekanisasi Pertanian di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/08/2024).
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat menghadiri rangkaian kegiatan HUT RI di Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Mekanisasi Pertanian di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/08/2024).

TANGERANG, investor.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyebut Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia dalam tiga tahun kedepan. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) akan menggencarkan pompanisasi, mengoptimalisasi lahan rawa dan mencetak lahan pertanian baru.

Dikatakan Amran, menyambut hari kemerdekaan ke-79, sektor pertanian telah mempersiapkan untuk menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia.

“Paling lambat tiga tahun kita akan meraih swasembada pangan," ujarnya saat menghadiri rangkaian kegiatan HUT RI di Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Mekanisasi Pertanian di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/08/2024).

ADVERTISEMENT

Amran mengatakan, langkah pertama untuk mencapai ketahanan pangan dengan menggencarkan pompanisasi. Kementerian Pertanian akan mengoptimalkan lahan kering dengan memanfaatkan alat pompa agar tersedia sumber air.

"Pompanisasi ini solusi cepat, biasa tanam satu kali, sekarang bisa dua atau tiga kali. Lahan kering di Indonesia kurang lebih 1 juta hektar. Di Jawa ada 500.000 hektar, di luar Jawa ada 500.000 hektar. 1 juta hektar lahan kering bisa dimanfaatkan dengan pompanisasi," jelasnya.

Kemudian langkah kedua, lanjut Amran, Kementan saat ini tengah menggenjot perluasan areal tanam untuk meningkatkan produksi beras melalui program optimalisasi lahan rawa. Kementan menargetkan 400.000 hektar lahan rawa di Indonesia bisa dioptimalkan untuk ditanami padi.

"Kita akan optimalkan lahan rawa yang ada sekarang, lahan rawa yang biasanya produksi satu kali, kini bisa dua kali. Pengoptimalan lahan dilakukan dengan memfokuskan pada perbaikan irigasi yang sudah ada," terangnya.

Selain mengoptimalkan lahan rawa, Kementan juga rencananya akan mencetak 3 juta lahan pertanian baru. Kementan menargetkan lahan pertanian baru sebanyak 1 juta hektar per tahun dimulai pada 2025.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 58 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia