Meski Dilanda La Nina, Pengusaha Jamin Ketersediaan Stok Beras hingga Akhir Tahun
JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso menjamin ketersediaan stok beras hingga akhir tahun meski cuaca ekstrem La Nina diprediksi melanda Indonesia mulai Agustus 2024.
Adapun La Nina merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi secara periodik di Samudera Pasifik. Fenomena tersebut dapat menyebabkan suhu muka laut di suatu wilayah mengalami penurunan, sehingga udara terasa lebih dingin dari biasanya. Selain itu, La Nina juga berdampak pada curah hujan yang lebih tinggi dari rata-rata.
Baca Juga:
Harga Beras Merangkak NaikMenurut pengamatan Sutarto, panen raya telah terjadi di sejumlah daerah sentra produksi, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan stok beras dalam penggilingan padi berskala kecil juga cukup memenuhi kebutuhan konsumen.
“Mereka saya lihat punya stok (beras). Artinya untuk beberapa hari ke depan stok ini (beras cukup) untuk waktu-waktu yang akan datang,” ujar Sutarto dalam Investor Daily Talk di IDTV, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Di samping itu, Sutarto mengatakan Perum Bulog sendiri memiliki stok beras yang cukup dari hasil impor sejak tahun lalu. Apalagi, pemerintah juga masih melakukan impor beras dari luar negeri.
Meski begitu, dia berharap pemerintah tidak melakukan impor beras dalam jumlah yang sangat besar dan supaya mengutamakan produksi dalam negeri. Dia khawatir harga beras akan melambung tinggi jika pemerintah terlalu banyak melakukan impor.
“Kalau kita ingin (ketersediaan stok beras) aman kira-kira sekitar 8 sampai 10 juta ton, saya kira cukup aman,” tandasnya.
Urgensi Food Estate
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





