Jumat, 15 Mei 2026

Meski Dilanda La Nina, Pengusaha Jamin Ketersediaan Stok Beras hingga Akhir Tahun

Penulis : Monique Handa Shafira
22 Aug 2024 | 16:38 WIB
BAGIKAN
Buruh tani menggiling padi hasil panen di persawahan Desa Beran, Ngawi, Jawa Timur, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa)
Buruh tani menggiling padi hasil panen di persawahan Desa Beran, Ngawi, Jawa Timur, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa)

JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso menjamin ketersediaan stok beras hingga akhir tahun meski cuaca ekstrem La Nina diprediksi melanda Indonesia mulai Agustus 2024.

Adapun La Nina merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi secara periodik di Samudera Pasifik. Fenomena tersebut dapat menyebabkan suhu muka laut di suatu wilayah mengalami penurunan, sehingga udara terasa lebih dingin dari biasanya. Selain itu, La Nina juga berdampak pada curah hujan yang lebih tinggi dari rata-rata.

Menurut pengamatan Sutarto, panen raya telah terjadi di sejumlah daerah sentra produksi, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan stok beras dalam penggilingan padi berskala kecil juga cukup memenuhi kebutuhan konsumen.

ADVERTISEMENT

“Mereka saya lihat punya stok (beras). Artinya untuk beberapa hari ke depan stok ini (beras cukup) untuk waktu-waktu yang akan datang,” ujar Sutarto dalam Investor Daily Talk di IDTV, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Di samping itu, Sutarto mengatakan Perum Bulog sendiri memiliki stok beras yang cukup dari hasil impor sejak tahun lalu. Apalagi, pemerintah juga masih melakukan impor beras dari luar negeri.

Meski begitu, dia berharap pemerintah tidak melakukan impor beras dalam jumlah yang sangat besar dan supaya mengutamakan produksi dalam negeri. Dia khawatir harga beras akan melambung tinggi jika pemerintah terlalu banyak melakukan impor.

“Kalau kita ingin (ketersediaan stok beras) aman kira-kira sekitar 8 sampai 10 juta ton, saya kira cukup aman,” tandasnya.

Urgensi Food Estate

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia