Stok Beras Kurang Saat Kebutuhan Naik Jelang Pilkada 2024
JAKARTA, investor.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan mempengaruhi kebutuhan beras dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah berupaya untuk memastikan ketersediaan atau stok beras dapat terpenuhi.
Menurutnya, permintaan beras cenderung meningkat Pilkada 2024 pada 27 November mendatang. Untuk itu, Arief menekankan agar pemerintah bersama stakeholders terkait segera mempersiapkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) secepat mungkin.
Baca Juga:
Intervensi Harga Beras Jalan Terus“Nanti tanggal 27 November itu menjadi sangat kritikal karena biasanya peningkatan beras jelang Pilkada atau Pilpres (kemarin) sangat tinggi,” ujar Arief dalam RDP Komisi IV DPR RI di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Rabu (4/9/2024).
Selain menjelang Pilkada, saat-saat kritikal yang dimaksud Arif adalah memastikan ketersediaan beras pada Oktober-Desember 2024 dan Januari-Februari 2025. Ini adalah saat dimana terjadi transisi pemerintahan dan masa awal pemerintahan baru.
Dalam hal ini, Arief menyebut bahwa Bapanas sangat intens mempersiapkan cadangan pangan pemerintah khususnya beras. Bahkan, Bapanas juga telah menyampaikan kepada tim dari presiden terpilih Prabowo Subianto supaya cadangan pangan pemerintah harus tetap terjaga utamanya beras.
“Sehingga cadangan pangan pemerintah utamanya beras, Bulog harus memiliki dan angkanya kami harap di atas 2 juta ton karena stok hari ini hanya 1,3 juta ton,” jelas Arief.
“Nomor satu pengadaan dalam negeri, tapi pada saat dalam negeri tidak bisa kita ambil, karena akan mendorong naiknya harga beras di dalam negeri, kita sangat dengan terpaksa pengadaan dari luar negeri,” tutupnya.
Berdasarkan Laporan Manajerial Perum Bulog per Senin (2/9/2024), pengadaan beras CBP dalam negeri mencapai 625.536 ton. Sedangkan, pengadaan beras komersial mencapai 391.714 ton.
Sementara itu, realisasi beras luar negeri mencapai 2.549.766 ton. Dengan begitu, total pengadaan beras dalam negeri dan luar negeri menembus 3.567.016 ton.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





