Jumat, 15 Mei 2026

Komitmen terhadap Keberlanjutan, Chandra Asri Group Raih Peningkatan ESG Rating dari MSCI dan Morningstar Sustainalytics

Penulis : Gesa Vitara
18 Okt 2024 | 11:37 WIB
BAGIKAN
Chandra Asri Group memperoleh peningkatan skor ESG MSCI yang semakin memperkuat posisi Perusaaan di peringkat BBB.
Chandra Asri Group memperoleh peningkatan skor ESG MSCI yang semakin memperkuat posisi Perusaaan di peringkat BBB.

JAKARTA, investor.id – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur di kawasan Asia Tenggara, mengumumkan peningkatan peringkat signifikan Environment, Social, dan Governance (ESG) Rating dari dua lembaga internasional Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Morningstar Sustainalytics terhadap komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan standar ESG, serta penghargaan atas pelaporan kinerja, komitmen, dan strategi keberlanjutan perusahaaan.

Chandra Asri Group memperoleh peningkatan skor ESG MSCI yang semakin memperkuat posisi Perusaaan di peringkat BBB. Selain itu, ESG Risk Rating Chandra Asri Group dari Morningstar Sustainalytics juga menunjukkan perbaikan dengan penurunan resiko dari 16,6 menjadi 16,3 di mana nilai yang lebih rendah menunjukkan kinerja ESG yang lebih baik. Hasil ini juga sekaligus mempertahankan posisi Chandra Asri Group pada kategori Perusahaan Top Rated ESG secara global pada industri komoditas kimia.

“Kami bangga dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja keberlanjutan kami, yang dibuktikan dengan peningkatan Rating ESG baik dari MSCI maupun Sustainalytics,” kata Head of ESG & Sustanability Chandra Asri Group, Andang Pungkase.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Andang mengungkapkan peningkatan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Chandra Asri Group dalam mengelola dampak lingkungan dan sosial secara proaktif serta menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. 

“Melalui pencapaian ini, kami juga melihat peluang yang lebih besar untuk mendapatkan akses ke berbagai pembiayaan berkelanjutan, termasuk Sustainability-Linked Loans (SLL), dan memperluas kontribusi kami terhadap agenda ekonomi sirkular serta pencapaian target iklim nasional,” ujarnya.

MSCI sendiri merupakan lembaga pemeringkat ESG terkemuka global yang diakui oleh lembaga investasi di seluruh dunia. Penilaian ESG MSCI mengukur pengelolaan risiko dan peluang ESG ribuan perusahaan dari berbagai industri di seluruh dunia. Sementara, Morningstar Sustainalytics adalah salah satu lembaga terkemuka pemeringkatan ESG yang berpengalaman untuk memberikan solusi inovatif yang memungkinkan lembaga-lembaga investor terkemuka di dunia untuk mengidentifikasi, memahami, dan mengelola risiko dan peluang yang didorong oleh ESG.

“Kedepan, kami terus berupaya mencari peluang untuk berinovasi dalam penggunaan energi yang lebih efisien, mendorong praktik ekonomi sirkular untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya dan pengelolaan limbah, serta memperkuat rantai pasokan yang berkelanjutan. Kami juga berkomitmen terhadap pengembangan karyawan, keterlibatan masyarakat, serta menjaga standar kepatuhan tertinggi di semua aspek operasional perusahaan,” tutur Andang.

Selain pencapaian ESG tersebut, Chandra Asri Group juga berhasil mempertahankan sertifikasi International Sustainability & Carbon Certification (ISCC) untuk tahun kedua berturut-turut. Sertifikasi ini mengakui fasilitas kami yang telah memenuhi standar global untuk memproduksi produk ramah lingkungan dari bio-feedstock, termasuk Bio-Propylene, Bio-Ethylene, Bio-Crude C4, dan Bio-Pygas. Sertifikasi ISCC ini membuka pintu dalam upaya transisi Chandra Asri Group menuju pemanfaatan bahan baku alternatif yang lebih berkelanjutan.

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia