Jumat, 15 Mei 2026

Wamendag Dyah Roro Esti Ungkap Rencana 100 Hari Kerja

Penulis : Zhulfakar
22 Okt 2024 | 16:30 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat pada Selasa (22/10/2024). (B-Universe Photo/Zhulfakar)
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat pada Selasa (22/10/2024). (B-Universe Photo/Zhulfakar)

JAKARTA, investor.id – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) periode 2024-2029 Dyah Roro Esti mengungkapkan rencana 100 hari kerja usai melakukan serah terima jabatan dengan Wamendag sebelumnya Jerry Sambuaga. Roro menyadari pentingnya untuk melakukan koordinasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso yang juga baru menjabat.

“Mudah-mudahan nanti saya akan, yang pertama yang harus saya lakukan adalah rapat dengan Pak Menteri. Agar kita jelas nanti apa yang harus saya kerjakan dan apa yang beliau kerjakan agar sinergitas dan kolaborasi itu muncul dengan baik,” kata Roro kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat pada Selasa (22/10/2024).

Menurutnya banyak isu-isu penting perdagangan yang akan didiskusikan dirinya dengan Budi Santoso, seperti perdagangan dalam negeri dan luar negeri, hingga peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

ADVERTISEMENT

“Tentu untuk 100 hari ke depan kita akan menjalankan apa yang merupakan kebijakan dari Pak Menteri Budi Santoso, baik itu untuk perdagangan dalam negeri, luar negeri, dan bagaimana kita bisa meningkatkan UMKM. Nah, itu sudah beliau sampaikan waktu serah terima jabatan kemarin,” tutur Roro.

Selain itu, dia juga akan melanjutkan berbagai kerjasama bilateral yang sudah dibangun selama ini dengan beberapa negara, khususnya yang dilakukan sebelumnya oleh Wamendag periode 2019-2024 Jerry Sambuaga.

“Mengenai kerjasama luar negeri, Pak Jerry Sambuaga, yang merupakan mantan wamendag, juga telah menjalankan berbagai macam kerja sama bilateral. Melalui Comprehensive Economic Partnership Agreement atau CEPA, yang berjalan, yang sudah berjalan di beberapa negara dan juga yang masih pending di beberapa negara,” kata Roro.

Dia optimistis dapat menyelesaikan beberapa kerja sama bilateral tersebut. Pasalnya, Roro telah memiliki pengalaman menjadi Ketua Bilateral antara Indonesia dengan Peru.

“Kebetulan saya juga kemarin sempat memimpin sebagai ketua bilateral antara Indonesia dan Peru, salah satu yang kita bahas juga tentang CEPA. Jadi, mudah-mudahan kalau misalnya nanti teridentifikasi, ada beberapa negara yang harus kita percepat, kita akan lakukan,” tandasnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia