Jumat, 15 Mei 2026

Industri Semen Genjot Penggunaan Bahan Bakar Alternatif

Penulis : Harso Kurniawan
20 Nov 2024 | 15:10 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama SIG Donny Arsal (berdiri menghadap layar). (ist)
Direktur Utama SIG Donny Arsal (berdiri menghadap layar). (ist)

JAKARTA, Investor.id – Industri semen terus menggenjot penggunaan bahan bakar alternatif sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK). Salah satunya adalah PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR), pemain semen terbesar nasional sekaligus Asia Tenggara.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, penggunaan bahan bakar alternatif di pabrik-pabrik SIG dijalankan dengan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah pertanian, industri, sampah padat perkotaan (municipal solid waste) yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa dan sumber lainnya. Inisiatif ini menjadi bukti kepedulian SIG terhadap kelestarian lingkungan, serta partisipasi perseroan dalam upaya mencapai target net zero emission pada 2060.

Selain membantu perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, dia menuturkan, penggunaan bahan bakar alternatif memberikan dampak positif berganda (multiplier effect), baik dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

Contohnya, RDF yang selain berkontribusi dalam mereduksi emisi GRK, menjadi solusi untuk mengurangi persoalan yang ditimbulkan dari sampah padat perkotaan seperti keterbatasan lahan untuktTempat pembuangan akhir (TPA), bau tak sedap, dan gangguan penyakit pada masyarakat.

Di sisi lain, dia menyatakan, penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif juga menjadi solusi dalam mengurangi limbah pertanian yang berpotensi menimbulkan gas metana jika dibiarkan terdegradasi. Penggunaan biomassa juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani, berupa tambahan pendapatan.

Dalam mendorong peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif, dia menegaskan, manajemen SIG telah memiliki Surat Keputusan Direksi tentang Tata Kelola Keberlanjutan Lingkungan, yang di antaranya mengatur kebijakan keberlanjutan energi. Target capaian penggunaan bahan bakar alternatif juga telah ditetapkan dalam Peta Jalan Keberlanjutan atau Sustainability Roadmap SIG 2030.

Selama 2023, SIG berhasil meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, sampah padat perkotaan yang diolah menjadi RDF, biomassa dan sumber lainnya, menjadi 559.625 ton atau naik 27% dari tahun 2022 sebanyak 437.232 ton. Dengan inisiatif tersebut, SIG berhasil melakukan substitusi batu bara dalam produksi semen sehingga rasio TSR tercapai sebesar 7,27%.

“SIG berkomitmen untuk melanjutkan inisiatif dalam konservasi energi melalui penggunaan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing dan mencapai target operational excellence, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Donny Arsal dalam siaran pers, dikutip Rabu (20/11/2024).

Sejalan dengan itu, Donny Arsal meraih penghargaan The Best CEO: Strong Commitment in Utilisation of Alternative Fuel as Coal Alternative pada ajang Top CEO Indonesia Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Tempo dan IDNFinancials.

“Penghargaan ini semakin memotivasi SIG untuk terus melaksanakan konservasi energi melalui konsumsi energi secara efektif dan efisien, serta peningkatan penggunaan sumber energi alternatif,” kata Donny Arsal.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia