Kecelakaan Beruntun Kembali Terjadi, Jasa Raharja Himbau Cek Kelaikan Kendaraan
JAKARTA, investor.id – Dalam sebulan terakhir ini tercatat terdapat sejumlah kejadian kecelakaan beruntun yang disebabkan oleh truk.
Pada Senin (11/11) sekitar pukul 15.15 WIB terjadi kecelakaan di Tol Cipularang KM 92,2 arah Jakarta dengan melibatkan satu truk dan 17 kendaraan roda empat. Akibat musibah ini, satu orang anak meninggal dunia dan 28 orang luka yang enam di antaranya juga merupakan anak-anak.
Lalu pada Kamis (21/11) kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB kecelakaan beruntun kembali terjadi yang melibatkan truk trailer dengan sejumlah kendaraan di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Terkait hal itu, Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana mengimbau kepada para pemilik kendaraan, baik pribadi maupun perusahaan, untuk memastikan kelaikan kendaraan sebelum digunakan untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan.
“Kami terus mengingatkan kepada para pengguna jalan raya agar senantiasa waspada dan berhati-hati,” kata Dewi dalam keterangan rilisnya dikutip Jumat (22/11/2024).
Menurut Dewi, Jasa Raharja menjamin seluruh korban akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer dengan sejumlah kendaraan tersebut.
Baca Juga:
Truk Ekspedisi Mendesak DievaluasiIa juga menyampaikan bahwa seluruh korban meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp 50 juta yang diserahkan kepada ahli waris sah.
Sementara bagi korban luka akan mendapat jaminan biaya perawatan maksimal Rp 20 juta yang dibayarkan kepada rumah sakit tempat korban dirawat.
“Santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan dasar sebagai salah satu wujud kehadiran negara terhadap masyarakat,” kata Dewi.
Guna percepatan proses santunan, sesaat setelah mendapatkan informasi, petugas Jasa Raharja bertindak proaktif dengan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan rumah sakit untuk melakukan pendataan korban.
“Jasa Raharja menyampaikan turut prihatin dan berduka cita atas musibah ini, semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan, dan seluruh korban yang sedang mendapat perawatan segera disembuhkan seperti sedia kala,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu diduga akibat pengendara truk trailer tidak waspada saat jalanan menurun di turunan Silayur hingga menabrak kendaraan truk colt diesel, beberapa sepeda motor, dan ruko.
Akibat musibah tersebut, dua orang meninggal dunia dan 10 orang luka. Seluruh korban dievakuasi dan mendapat perawatan di RSUP dr. Kariadi, RS Permata Medika, RS Hermina Pandanaran, dan RSUD Adhyatma Tugurejo.
Editor: Heru Febrianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




