Ekosistem Pesisir Rentan Perubahan Iklim dan Kerusakan Lingkungan
JAKARTA, investor.id - Ekosistem pesisir dan laut harus selalu dijaga dan dirawat karena rentan terhadap perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Ekosistem pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kehidupan manusia.
Ekosistem pesisir memiliki tiga elemen alami yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun, dan mangrove.
Pelestarian ekosistem pesisir penting sebagai upaya untuk mengurangi abrasi dan menanggulangi kenaikan permukaan air laut yang semakin tinggi setiap tahunnya
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik, luas ekosistem mangrove di Indonesia mencapai 3,63 juta hektare atau 20,37% dari total luas dunia. Dengan luas yang signifikan ini, Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam pelestarian ekosistem mangrove global.
Untuk itu, menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang menjadi bagian penting dari kekayaan alam Indonesia.
Mangrove memiliki peran krusial dalam ekosistem pesisir, berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari erosi dan badai, menyerap karbon dioksida dari atmosfer, serta menyediakan habitat bagi berbagai spesies laut dan burung.
Selain itu, mangrove juga berperan dalam ekonomi lokal, terutama bagi masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut dan hutan mangrove sebagai mata pencahariannya.
"Penanaman mangrove ini merupakan langkah nyata untuk mendukung kelestarian ekosistem pesisir dan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial terhadap lingkungan," kata Tan Franciscus, Chief Operation Officer (COO) PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/12/2024).
Diketahui, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk, dalam rangka mendukung program Corporate Social Responsibility (CSR) dan memperingati Hari Pohon Sedunia, telah melaksanakan penanaman 150 pohon mangrove jenis Rhizophora mucronata di kawasan pesisir.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 23 November 2024 ini dihadiri oleh berbagai pihak.Dalam sambutannya, Tan Franciscus menekankan komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan serta kontribusinya dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui penanaman pohon mangrove.
Selain itu, Tan Franciscus juga menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program jangka panjang perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
Penanaman mangrove Rhizophora mucronata di kawasan pesisir tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Mangrove memiliki peran yang sangat vital dalam melindungi pantai dari erosi, memberikan habitat bagi berbagai spesies laut, serta berfungsi sebagai penyerap karbon yang efektif.
Dalam rangka itu, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah maupun sektor swasta, untuk bersama-sama mengupayakan keberlanjutan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Pondasi, Perbaikan Tanah, Heavy Lift juga Penyewaan Alat Berat, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk berkomitmen untuk menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam setiap aspek operasionalnya.
“Kegiatan ini adalah salah satu dari serangkaian upaya yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi jejak karbon dan memitigasi dampak perubahan iklim. Dengan melibatkan karyawan dan masyarakat setempat, diharapkan penanaman mangrove ini dapat menjadi contoh konkret kontribusi perusahaan terhadap pelestarian alam dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



