REI Siap Sukseskan Program Tiga Juta Rumah
Jakarta, Investor.id- Perhimpunan Realestat Indonesia (REI) mengaku siap menyukseskan Program Tiga Juta Rumah yang digulirkan pemerintah.
Pernyataan itu mencuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI tahun 2024 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/12/2024).
Menurut Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto Program Tiga Juta Rumah Pemerintahan Prabowo-Gibran sejalan dengan proposal Propertinomic yang diusungnya.
Program pemerintah itu, jelas Joko, memiliki keberpihakan kepada rakyat melalui kepemilikan rumah rakyat.
Lalu, memberi kepastian bagi industri properti, yakni melalui kebijakan dan penganggaran sebagai program prioritas.
Selain itu, sektor properti sebagai sektor strategis untuk mendukung pengurangan kemiskinan an menumbuhkan ekonomi.
Joko menerangkan, kesungguhan REI dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah di antaranya dengan membentuk delapan satuan tugas (satgas) dalam mendukung program tersebut yakni Satgas Kementerian PKP, Satgas Tapera, Satgas Perbankan, dan Satgas Kemenkeu.
Selain itu, Satgas ATR-BPN, Satgas PLN, Satgas Lingkungan Hdup, dan Satgas Kemendagri.
"Selama ini REI telah berjuang bersama pemerintah dalam membangun hunian layak huni,” kata Joko dalam siaran pers, Jumat (6/12/2024).
Di sisi lain, REI menyampaikan tiga usulan kepada pemerintah yaitu adanya kepastian anggaran rumah subsidi tahun 2025 minimal 350.000 unit.
Kedua, merealisasikan pembebasan pajak sektor properti sebesar 17%, dan terakhir mendukung omnibus law properti.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, pihaknya menyediakan lahan-lahan gratis untuk Pembangunan perumahan sebagai salah satu usaha dan peta jalan dari pemerintah.
Selain itu, telah ditandatangani surat kesepakatan bersama (SKB) 3 menteri untuk pembebasan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) bagi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Kenapa rumah MBR, karena kita harus mulai dari segmen konsumen paling bawah dalam industri properti yakni MBR. Jadi BPHTB sebesar 5% kita gratiskan,” kata Maruarar.
Menurut Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid pihaknya juga guna mendukung Program Tiga Juta Rumah.
Terkait pembangunan rumah di kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), pihaknya cukup berhati-hati karena berkaitan dengan ketahanan pangan nasional yang juga menjadi fokus Presiden Prabowo Subianto.
Untuk itu, kata dia, Kemenko Perekonomian sedang menyiapkan peraturan pemerintah (PP)-nya yang diharapkan selesai tahun depan sebagai panduan dalam penerapan aturan LSD.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler


